Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Puluhan Warga Datangi Mapolres Buleleng
Beritabali.com, Singaraja
BERITABALI.COM, BULELENG.
Puluhan warga Desa Pakraman Lemukih Kecamatan Sukasada mendatangi Mapolres Buleleng dengan berpakaian adat madya.
Ini menyusul pemanggilan dan pemeriksaan terhadap empat warga Desa Lemukih, sebagai saksi dalam kasus pencemaran nama baik dan memberikan keterangan palsu terkait perselisihan masalah tanah druwen pura di Desa setempat.
Kehadiran puluhan warga yang langsung mendatangi Mapolres Buleleng, Selasa (6/10) dipimpin langsung tokoh masyarakat Desa Lemukih Ketut Minten (45) mengantarkan empat warganya sebagai saksi.
Kehadiran warga disini hanya untuk memberikan dukungan secara moril, sehingga dalam penangganan kasus tersebut dapat diselesaikan dengan cepat tanpa berbelit-belit terkait laporan Ketut Minten atas pencemaran nama baik dan laporan palsu,ungkap Pengacara Desa Pakraman Lemukih, Gede Harja Astawa.
Empat warga yang dipanggil dan diperiksa di Unit II Sat Reskrim Polres Buleleng itu diantaranya, Made Redita, Nengah Sandi, Jro Konten dan Gede Ngawit.
Empat saksi ini dipanggil untuk dapat memberikan keterangan atas dugaan laporan palsu itu, ini masih terkait dengan masalah tanah milik desa yang diklaim pemegang sertifikat,papar Harja Astawa.
Empat saksi yang dipanggil polisi tersebut selanjutnya diperiksa secara intensif oleh penyidik kepolisian, sedangkan puluhan warga yang awalnya berkumpul di depan Lobi Mapolres Buleleng diarahkan oleh Unit P3D Polres Buleleng ke Aula Arya Damar Mapolres Buleleng. (sas)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3809 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1753 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang