Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Kakak Bacok Adik Hingga Koma

Beritabali.com, Kerobokan

Selasa, 6 Oktober 2009, 22:32 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Hanya karena payung rusak, seorang kakak tega menusuk adik kandungnya di bagian dada hingga kritis. Penusukan ini terjadi, di depan LP Kerobokan, Jalan Raya Pengubengan Kauh, Kerobokan Kelod, Kuta Utara, Badung.

I Gusti Ngurah Atmaja (38) yang tinggal di Banjar Pengubengan Kauh, Kerobokan Kelod Kuta Utara, Badung, kini meringkuk di sel tahanan Polsek Kuta Utara.


Sementara adiknya, I Gusti Bagus Wira Negara (26) masih dirawat intensif di RSUP Sanglah dan kondisinya masih sekarat.



Peristiwa penusukan ini terjadi ketika korban dan istrinya, Jeni Marina (23), pergi ke warung di depan LP Kerobokan. Namun, mereka kembali ke rumah karena dipanggil oleh ibunya.

Begitu korban sampai rumah, kebetulan tersangka ada di sana. Korban pun menegur tersangka dan menanyakan kenapa payung miliknya rusak.


Menurut info di lokasi kejadian, kakak adik itu, sudah lama bermusuhan dan tidak akur sejak tahun 2005 lalu. Setiap kali bertemu mereka tidak saling sapa.

Menerima tuduhan yang tidak dilakukannya, tersangka pitam dan mereka pun bertengkar mulut, padahal, di rumah mereka sedang ramai, karena ada upacara agama satu bulanan anak korban.



Kakak adik itu pun berkelahi dan bergumul di tanah. Di sebuah kesempatan, tersangka mengeluarkan pisau dapur dan menusukkan ke dada adiknya.

Istri korban melihat suaminya sedang dikejar oleh tersangka,ucap Kapolsek Kuta Utara AKP Si Ngurah Dharma, Selasa (06/10).

Dalam keadaan berdarah darah, korban melangkah mendekati istrinya dengan memegang dada kanannya yang terluka. Tiba di depan istrinya, korban langsung roboh.

Tak mau sesuatu terjadi lebih parah, istri korban dibantu warga sekitar langsung melarikan korban ke RS Sanglah. Korban hingga kini masih dirawat intensif karena kondisinya masih koma. Kasus ini pun dilaporkan ke Polsek Kuta Utara.

Barang bukti berupa pisau sudah kita amankan di depan rumah tersangka,ungkapnya ditemani Kanitreskrim Iptu Arief Prasetyo.

Aparat kepolisian langsung mengejar tersangka di rumahnya. Namun, saat disanggong tersangka tidak berada di rumah.

Polisi pun mencari ke tempat istrinya bekerja, yakni sebagai penjaga Vila di Jalan Raya Kerobokan.

Kebetulan, saat petugas menuju Villa, petugas melihat tersangka di jalan raya.

Tersangka kabur melihat banyak polisi datang dan kita tangkap di Jalan Raya Kerobokan. Jika tidak segera ditangkap dia kabur ke Lombok. Dia ke tempat istrinya hendak mengambil HP dan berpamitan untuk pergi ke Lombok, ungkapnya.



Dalam keterangannya ke penyidik, tersangka mengaku kesal terhadap adiknya yang menuduh ia merusak payung. Padahal, dia tidak pernah merusak payung milik adiknya. (spy)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami