Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Diincar, Bandar Judi Bola Adil Diringkus
Beritabali.com, Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Ruang gerak bagi Bandar judi bola adik kembali dipersempit. Jajaran Poltabes Denpasar, meringkus seorang Bandar judi bola adil bernama I Ketut Sandiasa (30), tinggal di Jalan Gelogor Carik Gang Melati No. 100, Denpasar Selatan.
Tersangka diringkus dengan sejumlah barang bukti.
Menurut Kanit Judi Susila Poltabes AKP Putu Gunawan, tersangka kini sudah ditahan dengan sejumlah barang bukti. Yakni, sebuah papan, sebuah perlak bergambar, lampu petromak, tiga bola karet dan uang tunai Rp 460 ribu.
Menurut mantan Kapolsek Densel ini, tersangka ditangkap atas laporan masyarakat yang mengadu ke Poltabes Denpasar. Diterangkan, tersangka kerap menggelar perjudian bola adil di bilangan Jalan Bay-Pass Ngurah Rai, Suwung kauh, Denpasar.
Begitu mendapat info itu, beberapa anggota dikerahkan untuk melakukan penggerebekan,ucapnya. Jelasnya, arena judi bola adil itu digerebek, sekira pukul 22.30 wita. Tanpa komando, pasukan menyeruak ke arena judi. Tersangka pun dibekuk tanpa melakukanperlawanan berarti. Selanjutnya, tersangka digelandang ke Mapoltabes Denpasar dan hingga kini masih diperiksa intensif. (Spy)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3877 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2240 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2010 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1926 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1785 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun