Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Asyiknya 'Dipijat' Ribuan Ikan Garra Rufa
Beritabali.com, Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Dipijat dengan jari jemari tangan, atau dipijat dengan kaki ala siatzu tentu sudah biasa. Tapi dipijat ribuan ikan Garra Rufa asal Negeri Turki tentu akan mempunyai sensasi berbeda.
Terapi pijat dengan ribuan ikan Garra Rufa kini bisa Anda nikmati di Bali.
Terapi pijat dengan ribuan ikan ini antara lain terdapat di kawasan jalan Gunung Agung Denpasar.
Baca juga:
Penemu HP Punya Pesan Khusus Bagi Warga RI
Di tempat terapi ikan ini terdapat dua buah kolam persegi empat yang berisi sekitar 4000 ikan Garra Rufa berukuran panjang 5 hingga 6 centimeter. Masing-masing kolam terapi berisi 2000 ikan yang bertugas melakukan terapi pemijatan.
Sebelum mencoba terapi ini, kedua kaki pengunjung dibersihkan terlebih dulu dengan menggunakan air hangat.
Selain merupakan proses awal terapi, pembersihan kaki ini juga untuk melindungi ikan yang akan melakukan terapi dari zat-zat berbahaya yang menempel di kaki pengunjung.
Setelah kaki dibersihkan, terapi dengan ikan Garra Rufa ini pun dimulai.
Kaki pengunjung yang dimasukkan ke kolam mulai didekati dan dikerubuti ribuan ikan Garra Rufa.
Ribuan ikan ini kemudian melakukan pemijatan dengan cara menghisap bagian kaki pengunjung dan memakan jaringan kulit yang sudah mati.
Rasanya seperti nyetrum-nyetrum, agak geli gitu, tapi asyik kok, kata salah seorang pengunjung bernama Alan.
Selain untuk mengangkat jaringan kulit yang sudah mati dan melancarkan peredaran darah, terapi ini juga dipercaya bisa untuk menghilangkan stress atau depresi. Terapi ini aman dilakukan bagi ibu hamil dan anak-anak. Ikannya juga nggak punya gigi jadi tidak terasa sakit, jelas Denarius, pengelola terapi ikan ini.
Untuk bisa menikmati terapi pijat ikan asal turki ini pengunjung dikenai tarif Rp 50 ribu untuk terapi selama 30 menit.
Jadi bagi Anda yang sudah bosan dipijat dengan tangan atau kaki ala siatzu, bisa mencoba terapi pijat yang satu ini. (dev)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3795 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1741 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang