Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Illegal Logging Masih Marak di Jembrana
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Musibah tanah longsor yang terjadi beberapa hari belakangan ini diduga merupakan dampak dari penebangan liar (illegal logging) yang masih marak terjadi di Jembrana.
Akibatnya, hutan yang seharusnya bisa menjadi penahan longsor telah gundul sehingga aliran air mengalir begitu saja dari puncak perbukitan sehingga menimbulkan tanah longsor.
Masih maraknya penebangan liar diduga masih terjadi pada seluruh wilayah hutan di Jembrana. Maraknya illegal logging dibuktikan dengan berhasilnya diamankan pelaku illegal logging oleh Patroli Polisi Hutan Bali Barat.
Ketut Skd (37), warga Melaya Pantai, Melaya berhasil diamankan di hutan Mekarsari, Tukadaya setelah tertangkap basah sedang mengangkut 10 batang kayu jati dengan cikar (pedati).
Setelah diperiksa ternyata kayu-kayu tersebut tidak dilengkapi dokumen resmi dan diambil dari kawasan hutan lindung.
Tersangka terpaksa kami amankan. Setelah kami koordinasikan dengan Polres (Jembrana) akhirnya pelaku dan barang buktinya kamis serahkan ke sana, ujar sumber Beritabali.com, Senin (26/10).
Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Ketut Suparta seijin Kapolres Jembrana AKBP Ketut Suardana dikonfirmasi membenarkan adanya kasus illegal logging tersebut.
Menurutnya, pelaku telah melanggar UU 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan. “Ancaman hukumannya mencapai lima tahun penjara,†pungkasnya.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5906 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2240 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan