Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Dua Warga Lemukih Terlibat Duel Sengit

Senin, 26 Oktober 2009, 20:44 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Dua warga di Desa Lemukih Kecamatan Sawan Buleleng saling serang dan terlibat baku hantam. Sejumlah perangkat desa kemudian mendatangi Mapolsek Sawan untuk meminta penanguhan penahanan atas kasus perkelahian tersebut.

Dua warga Desa Lemukih, Ketut Malih (45) dan Ketut Kariasa (25) saling serang dan terlibat dalam baku hantam satu lawan satu itu. Akibatnya, Ketut Malih babak belur hingga pelipis mata bagian kirinya robek.


Keduanya langsung diamankan polisi. Permohonan penangguhan penahanan dari perangkat Desa Lemukih mulai dari prebekel, kelian dusun dan tokoh desa setempat tidak digubris oleh polisi.


Meski demikian, polisi tidak berani memastikan perkelahian antar dua warga itu ada hubungannya dengan kasus sengketa tanah yang terjadi di Desa Lemukih. Karena dalam penanganan, kepolisian hanya melihat kasus perkelahiannya.



“Aksi perkelahian dua warga Desa Lemukih tersebut masih diproses secara hukum dengan melakukan penyelidikan dan penyidikan, kita belum memastikan kasus perkelahian ini terkait dengan masalah sengketa tanah,” ungkap Kapolsek Sawan, AKP. Nyoman Supardi Maha Putra, senin (26/10).


Perkelahian dua warga itu terjadi karena masalah sepele akibat kesalahpahaman. Berawal saat korban berpapasan dengan pelaku di tengah jalan, pelaku sempat memanggil korban namun tidak dijawab.


Pelaku kemudian melempar botol ke arah korban, namun tidak kena. Karena jengkel, pelaku kemudian mendatangi korban dan langsung terjadi perkelahian. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/sas



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami