Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
'Nyepi' Diusulkan dalam Konfrensi Perubahan Iklim Copenhagen
Beritabali.com, Sanur
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kolaborasi Bali Untuk Perubahan Iklim memastikan akan kembali mengusulkan World Silent Day atau Hari Hening sedunia sebagai salah satu cara dalam mengantisipasi perubahan iklim dalam Konferensi Dunia tentang perubahan iklim (UNFCC) yang akan berlangsung di Copenhagen Desember mendatang.
Guna mewujudkan target tersebut Kolaborasi Bali Untuk perubahan iklim sedang mengagalangan dukungan tandatangan di berbagai negara.
Koordinator Kolaborasi untuk perubahan iklim Made Suarnatha ketika ditemui di Sanur (28/10) menyatakan sedang melakukan proses pengumpulan 10 juta tandatangan agar world silent day mendapatkan pengakuan dunia.
Walaupun demikian beberapa daerah di negara-negara di dunia sudah mulai menggelar silent day atau hari hening.
"Beberapa tempat seperti di Sidney itu melakukan silent, jadi sudah ada yang memulai untuk melakukan silent day sesuai dengan kondisi dan situasi ditempat mereka," ujar Made Suarnatha.
Koordinator Kolaborasi unntuk perubahan iklim Made Suarnatha mengakui kini juga sedang melakukan pengumpulan dukungan melalui website worldsilentday.org
World Silent day atau hari hening sedunia merupakan salah satu konsep penyelamatan bumi dari perubahan iklim yang diadopsi dari konsep Nyepi masyarakat Bali.
Dimana saat pelaksanaan Nyepi oleh Masyarakat Bali seluruh kegiatan dihentikan selama satu hari penuh.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1323 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1016 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 855 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 761 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik