Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Derita TBC, Cubling Gantung Diri
BERITABALI.COM, BULELENG.
Seorang warga Desa Sidatapa Kecamatan Banjar ditemukan tewas dalam kondisi tergantung pada sebuah plafon rumah, diperkirakan aksi yang dilakukan tersebut lantaran korban menderita Tuberkulosis (TBC).
Merasa frustrasi dengan penyakit Tuberkulosis (TBC) dan sesak nafas yang dideritanya, Ketut Sariani alias Cubling (22) warga Desa Sidatapa, Kecamatan Banjar, nekat bunuh diri dengan cara gantung diri.
Mayat Sariani, ditemukan keluarganya, Kamis (29/10) pagi sekitar pukul 06.00 wita, tergantung pada kayu plafon dapur.
â€Korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia, diperkirakan korban nekat melakukan aksi gantung diri ini lantaran sudah lama menderita akibat TBC dan sesak nafas dan tidak sembuh-sembuh,†ungkap Perwira Humas Polres Buleleng, Kompol I Made Sudirsa.
Dari hasil pemeriksaan medis tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban kecuali luka jeratan tali pada leher, sehingga disimpulkan, korban meninggal dunia akibat gantung gantung diri.
"Pada tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan, namun demikian sejumlah saksi sudah kita periksa,†ujar Sudirsa.
Setelah polisi dan Tim Medis melakukan pemeriksaan, jenasah Ketut Sariani alias Cubling langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan di kuburan desa setempat.
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5972 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4664 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2650 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2304 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2232 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan