Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Derita TBC, Cubling Gantung Diri

Kamis, 29 Oktober 2009, 18:13 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Seorang warga Desa Sidatapa Kecamatan Banjar ditemukan tewas dalam kondisi tergantung pada sebuah plafon rumah, diperkirakan aksi yang dilakukan tersebut lantaran korban menderita Tuberkulosis (TBC).


Merasa frustrasi dengan penyakit Tuberkulosis (TBC) dan sesak nafas yang dideritanya, Ketut Sariani alias Cubling (22) warga Desa Sidatapa, Kecamatan Banjar, nekat bunuh diri dengan cara gantung diri.


Mayat Sariani, ditemukan keluarganya, Kamis (29/10) pagi sekitar pukul 06.00 wita, tergantung pada kayu plafon dapur.



”Korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia, diperkirakan korban nekat melakukan aksi gantung diri ini lantaran sudah lama menderita akibat TBC dan sesak nafas dan tidak sembuh-sembuh,” ungkap Perwira Humas Polres Buleleng, Kompol I Made Sudirsa.


Dari hasil pemeriksaan medis tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban kecuali luka jeratan tali pada leher, sehingga disimpulkan, korban meninggal dunia akibat gantung gantung diri.

"Pada tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan, namun demikian sejumlah saksi sudah kita periksa,” ujar Sudirsa.


Setelah polisi dan Tim Medis melakukan pemeriksaan, jenasah Ketut Sariani alias Cubling langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan di kuburan desa setempat. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/sas



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami