Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 13 Juni 2026
Derita TBC, Cubling Gantung Diri
BERITABALI.COM, BULELENG.
Seorang warga Desa Sidatapa Kecamatan Banjar ditemukan tewas dalam kondisi tergantung pada sebuah plafon rumah, diperkirakan aksi yang dilakukan tersebut lantaran korban menderita Tuberkulosis (TBC).
Merasa frustrasi dengan penyakit Tuberkulosis (TBC) dan sesak nafas yang dideritanya, Ketut Sariani alias Cubling (22) warga Desa Sidatapa, Kecamatan Banjar, nekat bunuh diri dengan cara gantung diri.
Mayat Sariani, ditemukan keluarganya, Kamis (29/10) pagi sekitar pukul 06.00 wita, tergantung pada kayu plafon dapur.
â€Korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia, diperkirakan korban nekat melakukan aksi gantung diri ini lantaran sudah lama menderita akibat TBC dan sesak nafas dan tidak sembuh-sembuh,†ungkap Perwira Humas Polres Buleleng, Kompol I Made Sudirsa.
Dari hasil pemeriksaan medis tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban kecuali luka jeratan tali pada leher, sehingga disimpulkan, korban meninggal dunia akibat gantung gantung diri.
"Pada tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan, namun demikian sejumlah saksi sudah kita periksa,†ujar Sudirsa.
Setelah polisi dan Tim Medis melakukan pemeriksaan, jenasah Ketut Sariani alias Cubling langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan di kuburan desa setempat.
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli