Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 25 Juni 2026
Pengamanan Ketat, Wartawan Nyamar Jadi ‘Life Guard’
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Syuting film Eat, Pray, Love yang dibintangi Julia Roberts di Bali mendapat penjagaan yang sangat ketat. Untuk mendapatkan gambar artis Hollywood ini, wartawan di Bali melakukan berbagai cara termasuk dengan menyamar sebagai life guard atau petugas penjaga pantai.
Selama syuting di Pantai Padang-Padang, Badung, 21 hingga 27 Oktober 2009 lalu misalnya, kru film menjaga ketat dan menutup lokasi syuting. Ini membuat kesal para peselancar asing yang biasa surfing di sana.
Kebijakan menjaga ketat lokasi syuting ini diberlakukan kepada semua pihak di luar kru film, termasuk para wartawan baik wartawan tulis, fotografer, maupun videografer atau kameramen.
Baca juga:
Tabanan Bentuk Satgas Penanganan PMK
Agar bisa mendapat gambar artis Julia Roberts di lokasi syuting, para wartawan khususnya fotografer dan kameramen ‘menghalalkan’ berbagai cara.
Dewa Putu Sumerta misalnya. Reporter sekaligus kameramen (video jurnalis) sebuah televisi nasional di Jakarta ini sempat menyamar sebagai seorang lifeguard atau petugas penyelamat pantai agar bisa berada dekat lokasi syuting film Eat, Pray, Love.
“ Dengan sebuah pendekatan, saya berhasil meminjam baju life guard dan berhasil masuk lokasi syuting. Saya sempat berada dekat dengan Julia Roberts. Saya lalu ambil gambar secara diam-diam dengan kamera handycam yang saya sembunyikan di bawah baju saya, “ kata Dewa.
Berkat penyamarannya ini, Dewa berhasil mendapat gambar ekslusif, yang tidak didapat wartawan lainnya. Gambar hasil menyamar jadi petugas baywatch ini kemudian dikirim ke kantornya di Jakarta.
Menurut Dewa, upaya ini terpaksa dilakukan karena ketatnya penjagaan di sekitar lokasi syuting. Penjagaan ketat oleh security dan pecalang (pengamanan desa adat) ini juga seringkali melanggar hak wartawan untuk melakukan peliputan di ruang publik.
Sering saat kita duduk-duduk di warung dekat lokasi syuting diusir. Kata security yang ngusir, kita para wartawan tidak boleh duduk-duduk di sana. Ditanya alasannya, security itu bilang pokoknya tidak boleh dan malah menantang kita untuk berantem kalau kita bandel,jelas Dewa.
Pengamanan jalannya syuting film Eat, Pray, Love ini, kata Dewa, sangat berlebihan dan banyak merugikan masyarakat sekitar lokasi syuting.
Sebenarnya kita malas liputan itu (syuting film Julia Roberts). Tapi yang namanya penugasan kantor, kita harus kerjakan. Kita profesional saja,pungkas Dewa.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun