Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 13 Juni 2026
BAWA: Pembunuhan Anjing Tidak Efektif
Beritabali.com, Renon
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Lembaga-lembaga penyayang binatang internasional mengancam menghentikan bantuan kepada Indonesia terutama Bali, jika pemerintah tetap melakukan penanggulangan penyakit rabies dengan cara eleminasi atau pembunuhan anjing.
Lembaga-lembaga penyayang binatang internasional hanya akan tetap memberikan bantuan jika proses penanggulangan rabies dilakukan dengan cara vaksinasi secara masal.
Lembaga penyayang binatang Bali Animal Welfare Association (BAWA) menilai penanggulangan rabies dengan cara eleminasi tidak efektif baik dari segi hasil maupun pendanaan.
Ketua Bali Animal Welfare Association Janice Girardi pada keterangannya di Renon, Selasa (3/11) menyampaikan penanggulangan rabies dengan cara eleminasi dengan racun memerlukan dana lebih tinggi dibandingkan dengan cara vaksinasi dan bertentangan dengan aturan internasional. Padahal dengan vaksinasi 70 persen dari populasi anjing yang ada penyakit rabies dapat tertanggulangi.
“Penggunaan racun ini sebenarnya tidak sesuai dengan aturan dasar yang ada secara internasional khususnya untuk membunuh hewan. Oleh karena itu mari kita lakukan vaksinasi,†ujar Janice Girardi.
Ketua Bali Animal Welfare Assosiation Janice Girardi menegaskan penanggulangan rabies dengan cara eleminasi sangat tidak efektif karena tidak dapat diketahui jumlah anjing yang tersisa dan tidak terinveksi. Selain itu cara eleminasi tidak produktif karena populasi anjing akan dengan cepat kembali meningkat.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli