Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Yanka, Hadiah PM Soviet Untuk Bung Karno

Selasa, 10 November 2009, 14:43 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Saat berkuasa, Presiden pertama Indonesia Sukarno memiliki beberapa buah mobil kepresidenan. Salah satunya adalah limusin Yanka, yang merupakan hadiah dari Perdana Menteri Uni Soviet (Sekarang Rusia) pada jaman itu. Kini, mobil super boros ini sedang ada di Bali.


Mobil Yanka buatan Uni Soviet tahun 1959 ini kini sedang ada di Denpasar Bali, tepatnya di lobi hotel Grand Bali Beach. Mulai tanggal 11 hingga 15 November besok, mobil ini bersama puluhan mobil kuno lainnya akan dipamerkan di Kuta.

Lalu apa istimewanya mobil ini?

Mobil Yanka ini merupakan salah satu mobil kepresidenan di era Presiden Sukarno. Plat nomor ‘Indonesia 1’ masih terpasang utuh di bagian depan mobil kekar berwarna hitam ini.


Menurut Ketua Persatuan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI) Bali Jos Dharmawan, mobil ‘Yanka’ ini merupakan mobil hadiah dari Perdana Menteri Uni Soviet untuk Sukarno.


“Mobil limusin warna hitam ini produksi tahun 1959 bermesin V 8, 5000 CC dengan transmisi matik (otomatis). Mobil ini merupakan hadiah dari Perdana Menteri Soviet,” jelas Jos tanpa menyebut nama Perdana Menteri Soviet yang dimaksud.



Untuk diketahui, pada tahun 1960 an, Presiden Sukarno dekat dengan Perdana Menteri Uni Soviet (Rusia) waktu itu, Nikita Khrushchev.

Kembali ke soal mobil ‘Yanka’, karena ‘body’nya yang besar, panjang, berotot, serta kapasitas mesin yang besar, tak heran jika mobil ini rakus bensin.

“Bahan bakarnya 1 banding 3, satu liter bensin untuk perjalanan sejauh tiga kilometer, jadi sangat boros bahan bakar,” terang Jos.

Jadi bagi Anda yang penasaran ingin melihat mobil bekas kepresidenan Indonesia buatan bekas negara Soviet ini bisa melihat dalam pameran mobil antik di Kuta.


Selain unik dan langka, mobil limusin ‘Yanka’ ini juga menjadi saksi sejarah mesranya hubungan bilateral Indonesia dan negara komunis Uni Soviet di masa lalu

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami