Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Diduga Milik Raja Ekstasi Wawan M3 Kuta

Kamis, 12 November 2009, 20:52 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

5000 butir ekstasi yang ditemukan Polda Bali di Tabanan beberapa waktu lalu diduga milik tersangka Wawan M3, yang sebelumnya ditangkap di Malaysia oleh jajaran Polda Metro Jaya.

Hal itu itu disampaikan Kapolda Bali Irjen Pol Drs Sutisna, Kamis (12/11).


Ada kecurigaan 5 ribu ekstasi yang gagal dikirim itu ada kaitannya dengan Wawan. Tapi untuk lebih pastinya keterlibatan Wawan masih kita dalami,beber Kapolda.


Ketika ditanya apakah nantinya tersangka Wawan akan digiring ke Polda Bali untuk menjalani pemeriksaan, Kapolda menyatakan,


“ Mungkin diperiksa di Jakarta saja, karena kasusnya banyak di sana,” beber Kapolda.



Wawan diincar sejak tahun 2005 lalu oleh tim gabungan Polda Metro Jaya dan Polda Bali. Usaha bengkel mobil M3 Car Pit Stop Jalan Sunset Road, Kuta, milik Wawan, juga digeledah.
Namun saat itu petugas tidak menemukan narkoba yang dicari.

Pemeriksaan bengkel M3, terkait penangkapan David dan Hendri di Jakarta, dengan barang bukti berupa 27.000 pil ekstasi. Mereka mengakui kalau uang hasil penjualan ekstasi telah ditransfer ke rekening bank milik Wawan.

Penggeledahan juga dilakukan di rumah tinggalnya di Jalan Sri Rama, Legian Kuta. Di rumah itu, tidak ditemukan barang bukti.

Pasca penggeledahan, Wawan keburu kabur ke luar negeri. Pada akhirnya pekan kemarin, Wawan ditangkap di Malaysia.


Untuk 5.000 ekstasi tak bertuan, awalnya Polda Bali mengamankan dari Bandara Soekarno Hatta. Di paket yang digagalkan pada 29 September 2009 itu, tertulis tujuan pengiriman ke Bali tepatnya di Jalan Nuri 24, Desa Dauh Peken, Tabanan dan dikirim dari Jakarta.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami