Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Leher Pengurus Bus AKAP Ditusuk 2 Calo Tiket
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Seorang pengurus Bus Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) Titian Emas bernama Yasman Abdul Gani asal Jepara ditusuk dua preman calo tiket berinisial E dan H. Dua pelaku sudah ditangkap dan kini meringkuk di tahanan Polsek Denpasar Barat.
Sampai saat ini, korban masih sekarat dan masih dirawat di rumah sakit Sanglah Denpasar. Korban mengalami luka tusuk pisau di bagian leher.
Saksi mata di lokasi kejadian menerangkan, penusukan itu terjadi sekitar pukul 04.00 Wita, saat korban tertidur di ruang tunggu terminal Ubung.
Pelaku berinisial E datang menghampiri dan tanpa basa basi langsung menancapkan pisau ke leher korban sebanyak satu kali.
Usai menusuk korban, pelaku E kabur menuju sepeda motor yang dinaiki temannya berinisial H.
“ Korbannya terkapar di ruang tunggu, pelaku langsung kabur,†ungkap sumber Polsek Denpasar barat, Rabu (12/11) .
Dengan tubuh berdarah-darah, korban masih bisa bangkit dan berteriak meminta pertolongan warga setempat. Dalam hitungan menit, beberapa warga datang dan melarikan korban ke rumah sakit Sanglah. Kasusnya kemudian dilaporkan ke Polsek Denpasar Barat.
Dua jam kasus ini diselidiki, akhirnya aparat kepolisian menangkap dua pelakunya di seputaran terminal Ubung, tepatnya di Jalan Cokroaminoto Denpasar.
Kanit Reskrim Polsek Denbar Iptu I Wayan Wisanawa enggan menceritakan perihal penangkapan dua pelaku. Alasannya masih diselidiki.
Kedua pelaku masih diperiksa. Kasus ini antar preman, dua pelaku adalah preman calo dan korban preman bis. Besok saja diekspos, janjinya
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3795 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1741 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang