Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Leher Pengurus Bus AKAP Ditusuk 2 Calo Tiket

Kamis, 12 November 2009, 21:00 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Seorang pengurus Bus Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) Titian Emas bernama Yasman Abdul Gani asal Jepara ditusuk dua preman calo tiket berinisial E dan H. Dua pelaku sudah ditangkap dan kini meringkuk di tahanan Polsek Denpasar Barat.


Sampai saat ini, korban masih sekarat dan masih dirawat di rumah sakit Sanglah Denpasar. Korban mengalami luka tusuk pisau di bagian leher.

Saksi mata di lokasi kejadian menerangkan, penusukan itu terjadi sekitar pukul 04.00 Wita, saat korban tertidur di ruang tunggu terminal Ubung.


Pelaku berinisial E datang menghampiri dan tanpa basa basi langsung menancapkan pisau ke leher korban sebanyak satu kali.

Usai menusuk korban, pelaku E kabur menuju sepeda motor yang dinaiki temannya berinisial H.



“ Korbannya terkapar di ruang tunggu, pelaku langsung kabur,” ungkap sumber Polsek Denpasar barat, Rabu (12/11) .


Dengan tubuh berdarah-darah, korban masih bisa bangkit dan berteriak meminta pertolongan warga setempat. Dalam hitungan menit, beberapa warga datang dan melarikan korban ke rumah sakit Sanglah. Kasusnya kemudian dilaporkan ke Polsek Denpasar Barat.

Dua jam kasus ini diselidiki, akhirnya aparat kepolisian menangkap dua pelakunya di seputaran terminal Ubung, tepatnya di Jalan Cokroaminoto Denpasar.


Kanit Reskrim Polsek Denbar Iptu I Wayan Wisanawa enggan menceritakan perihal penangkapan dua pelaku. Alasannya masih diselidiki.

Kedua pelaku masih diperiksa. Kasus ini antar preman, dua pelaku adalah preman calo dan korban preman bis. Besok saja diekspos, janjinya

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami