Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Vaksin Rabies di Buleleng Dibisniskan

Selasa, 17 November 2009, 14:28 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Guna mewujudkan Bali bebas rabies, Pemerintah Provinsi Bali telah membagikan vaksin anti rabies (VAR) gratis ke seluruh kabupaten/kota di Bali. Namun faktanya, di Buleleng pasien rabies harus membeli VAR dengan harga ratusan ribu rupiah.



Hal ini terungkap saat dua warga Buleleng mengobati anggota keluarga mereka yang digigit anjing ke Rumah Sakit Buleleng.

Saat vaksinasi pertama, pasien yang terdiri dari seorang nenek dan satu bocah ini mendapatkan VAR tahap pertama sebanyak dua kali secara gratis.

Namun saat menjalani vaksinasi tahap kedua Selasa (10/11) mereka harus membeli VAR seharga Rp 188 ribu. Vaksin ini dibeli di apotik Giri Putri yang terletak di dalam areal Rumah Sakit Buleleng.

"Kata petugas rumah sakit vaksinnya habis. Kita diminta membeli vaksin anti rabies di apotik. Padahal pemerintah mengatakan vaksin anti rabies dibagikan secara gratis," kata salah satu keluarga pasien yang enggan disebut namanya.

Direktur Utama RSU Buleleng dr Nyoman Mardana berdalih pihaknya tidak bisa memberikan vaksin secara gratis karena persediaan vaksin di rumah sakit Buleleng telah habis.


" Karena persediaan vaksin habis, kita anjurkan pasien untuk berobat ke RSUP Sanglah Denpasar atau membeli vaksin sendiri," jelasnya.

Mardana mengakui kesulitan mendapatkan jatah VAR dari Dinas Kesehatan Provinsi Bali. Hingga kini, pihaknya baru mendapatkan 30 unit VAR untuk manusia.

 


" Persediaan VAR kita sudah habis. Dalam bulan ini saja kita menangani pasien digigit anjing sebanyak 20 kasus," katanya.


Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Bali telah menganggarkan dana untuk program Bali bebas rabies sebesar Rp 10 miliar. Salah satu programnya adalah membagikan vaksin anti rabies secara gratis. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/sas



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami