Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Kapolda: Akal akalan Mereka Khan Banyak Tuh

Rabu, 25 November 2009, 14:52 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Kasus pencurian safety box yang sering terjadi di sejumlah hotel di Bali dan dilaporkan korbannya warga asing, diduga hanya akal – akalan saja. Meski demikian, Kapolda Bali Irjen Pol Sutisna meminta, agar pihak hotel mewarning tamu yang cek in ke hotel.


Kasus pencurian di safety box kian trend. Setelah kasus pencurian menimpa seorang warga Jepang (Katsunari Matsunuy Ama) di Hotel Istana Rama, giliran Hotel Aston mengalami hal serupa. Korbannya, Brian Jefferson (65), turis Australia. Dia mengaku kehilangan kalung mainan di safety box senilai Rp 1,5 juta.

Persoalan ini pun mengemuka saat pertemuan Kapolda Bali Irjen Pol Sustina dan komponen Bali Vila Asossiation, Rabu (25/11).

Para General Manager Vila mengeluhkan laporan yang disampaikan turis terkait kehilangan barang atau uang di safety box. Padahal, setahu mereka mayoritas turis yang menginap, lupa atau sengaja mengaku kehilangan.

“Kebanyakan mereka begitu. Pernah ada yang lapor dan kita investigasi, ternyata ada didalam tasnya,” ujar Agung Rai Sudana selaku Chief Security Bali Mandira.


Selain itu, katanya, kebanyakan pula, barang yang mereka katakan hilang, diambil oleh keluarganya dan pacarnya. Sehingga kondisi ini merepotkan pihak vila karena laporannya sudah kadung masuk ke kantor polisi.



Menanggapi hal itu, Kapolda mengatakan, sebaiknya pihak Vila tidak semudah itu percaya. Langkah terbaik adalah mewarning tamu yang menginap untuk berhati hati menaruh barang.



“Kepada pemilik hotel sudah saya bilang, coba diwarning tamunya, ditertibkan betul,” tegas Kapolda.

Ada indikasi, kata Kapolda, pengakuan hilang itu hanya akal akalan saja dan bisa jadi turis yang menginap uangnya tidak cukup.

“Jangan hanya karena uang tidak cukup menjadikan asalan dia. Tapi barangnya gak punya. Akal akalan mereka kan banyak tuh,” beber Kapolda.


Saat ditanya, apakah para turis yang mengaku kehilangan hanya ingin mencari asuransi? Kapolda membenarkannya.

Ditegaskannya, pihaknya tidak mudah percaya dengan laporan turis yang mengaku kehilangan. Perlu penyelidikan mendalam untuk membuktikannya. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami