Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Seluruh Puskesmas Ditargetkan Miliki Klinik VCT

Senin, 30 November 2009, 18:34 WITA Follow
Beritabali.com

ilustrasi/google

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Komisi Penanggulangan HIV/AIDS (KPAD) Bali menargetkan untuk membangun klinik VCT (Klinik test HIV/AIDS secara sukarela) di seluruh puskemas di Bali.


Hingga saat ini KPAD Bali baru berhasil membangun 13 klinik VCT di 9 kabupaten/kota di Bali. Pembangunan klinik VCT ini sebagai implementasi dari hasil konferensi HIV/AIDS dunia yaitu mewujudkan universal akses atau akses yang lebih luas bagi orang dengan HIV/AIDS (ODHA).

Koordinator Program KPAD Bali Yahya Anshori pada keterangannya di Denpasar, Senin (30/11) menyatakan dalam 3 tahun kedepan dari sekitar 115 puskesmas di seluruh Bali, 50 persennya ditargetkan telah dilengkapi dengan klinik VCT.



Menurut Yahya Anshori, hambatan dari pengembangan klinik VCT saat ini adalah masih terjadinya diskriminasi terhadap ODHA, sehingga masyarakat enggan untuk memeriksakan status HIVnya.


”Kendalannya partisipasi dari masyarakat untuk membuka dirinya. Sehingga gerakan untuk membuka status HIV itu belum ada kesadaran,” ujar Yahya Anshori.

Koordinator Program KPAD Bali Yahya Anshori menyampaikan KPAD Bali juga sedang mengupayakan pembangunan klinik VCT di pelabuhan-pelabuhan di Bali.


Mengingat buruh-buruh pelabuhan sangat beresiko terhadap penularan HIV/AIDS. Hingga saat ini baru 2 pelabuhan di Bali yang telah memiliki klinik VCT yaitu pelabuhan Benoa dan Celukan Bawang.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami