Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




2 Pemuda Sekarat Ditikam di Lapangan Pegok

Kamis, 3 Desember 2009, 06:40 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Agus Dedi Setiawan alias Cedok dan Mertaguna, pada Rabu (03/12) dini hari, mengalami luka tusuk cukup serius di bagian perut dan dada. Korban ditusuk oleh tiga pemuda tak dikenal dari arah belakang, persisnya di lapangan Pegok Yudakarya, Sesetan, Denpasar.

Informasi di lapangan menyebutkan, kejadian ini bermula saat kedua korban berada di lapangan Pegok Sesetan Denpasar.

Tiba-tiba mereka melihat sepeda motor dikendarai seorang perempuan berputar-putar di tengah lapangan. Lantaran berputar cukup lama, korban akhirnya menegur.

“Perempuan dembali bersama tiga pemuda warga Kupang,” ujar sumber.

Tanpa basa-basi, ketiga pelaku langsung menyerang kedua korban dan menyarangkan berbagai tikaman membabi buta.

Akibatnya, Cedok dan Merta pun tersungkur. Warga berusaha menyelamatkan korban dan membawanya ke RSUP Sanglah.


Menurut Kepala Unit Gawat Darurat RS Sanglah, dr. I Nengah Kuning Atmajaya SpB, luka tusukan yang dialami oleh Cedok terbilang cukup parah yakni dari punggung bagian belakang menembus ke bagian perut depan.

“Hampir saja melukai hati, bila tusukan tersebut sempat mengenai hati, maka kemungkinan sulit akan tertolong. Tuskan tersebut juga melukai jaringan ikat yang mengikat usus besar. Luka tersebut cukup riskan bila dibiarkan,”jelasnya.

Tak hanya itu, tusukan tersebut juga membuat paru-paru Cedok bolong. Saat ini paru-parunya tidak mengembang, kemungkinan 4-5 hari lagi, paru-paru miliknya baru akan kita tutup.

Sementara kondisi Mertaguna juga bisa dibilang sangat parah. Mengalami luka tusuk sebanyak empat kali, yakni, tusukan berada tepat di dadanya, dan tepat di atas lambungnya.

Beruntung tikaman tersebut tidak sempat mengenai lambungnya.

Kapolsek Denpasar Selatan AKP Gede Ganefo mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan di lapangan.

“Korbannya belum bisa dimintai keterangan, masih kita selidiki,”ujarnya. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami