Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Transit di Ngurah Rai Karena Pengawasan Cengkareng Ketat

Kamis, 10 Desember 2009, 17:38 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Masuknya 7 sindikat narkoba asal Iran ke Denpasar hanya untuk transit semata. Mereka takut masuk Bandara Cengkareng, Jakarta, karena Mabes Polri terus memperketat penjagaan.

Demikian ditegaskan Direktur Narkoba Polda Bali Kombes Pol Drs. Kokot Indarto, Kamis (09/12)

Menurut Kokot, ditangkapnya tujuh tersangka warga Iran di Bandara Tuban, membuktikan, bahwa Bali kerap menjadi sasaran empuk para sindikat narkoba.

Para sindikat mengambil celah transit ke Bali karena Bandara Cengkareng Jakarta terus diperketat pengamanannya.

Apalagi baru baru ini petugas bandara Cengkareng menangkap sejumlah warga Iran yang menyelundupkan narkoba ke Bandara Cengkareng.

Belum lagi petugas mabes Polri berhasil menyita 6 kiloan sabu sabu dari dua warga Iran di apartemen yang disewanya.


Mereka tidak langsung ke Jakarta karena pengamanan di Bandara Cengkareng diperketat, ungkapnya.

Ditegaskannya, warga Iran kini menjadi pemain baru sindikat narkoba setelah Afrika. Diduga, ampetamin jenis sabu sabu yang disita dari 7 tersangka berasal dari Cina, karena Cina dekat dengan Iran.

Kokot menambahkan, di penghujung tahun baru, pasokan narkoba dipastikan akan bertambah. Para sindikat cenderung memanfaatkan cara cara lain untuk menyelundupkan narkoba.

Menelan narkoba sudah diperhitungkan para sindikat. Banyak juga cara lain, yakni pengiriman domestik, tuturnya.

Untuk sementara ini, kata Kokot, pihaknya akan mengkonfrontir Mabes Polri, apakah ada keterlibatan jaringan 7 warga Iran yang ditangkap di Bandara Tuban dengan kasus narkoba di Mabes Polri

 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami