Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Angkut Pakai Motor, Jual Pakai Truk
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Setelah pencurian pasir laut dengan modus mengganti truk terungkap namun pencuri pasir laut tidak putus akal. Untuk mengelabui aparat pencuri pasir laut kembali memiliki modus berbeda dengan mengangkut pasir laut sedikit demi sedikit dengan diwadahi karung yang diangkut dengan motor lalu dikumpulkan di rumah. Setelah terkumpul sesuai pesanan, pasir laut itu kemudian diangkut ke pembeli dengan menggunakan truk.
Setelah modus baru pencurian pasir laut dengan menggunakan dua truk berbeda antara truk yang mengangkut pasir laut dari pantai dan truk yang membawanya ke pembeli, Satpol PP Jembrana kembali mengungkap modus baru.
Dari informasi yang dihimpun, Sabtu (12/12) pengungkapan modus baru pencurian pasir laut berawal dari laporan masyarakat yang menyebutkan kalau I Ketut Ar (55) sejak Jumat (11/12) pukul 19.00 mondar mandir mengangkut pasir laut dengan wadah karung dari pantai di Dusun Pasar, Yehembang, Mendoyo menggunakan sepeda motor menuju ke rumahnya di Dusun Wali, Yehembang, Mendoyo.
Setibanya di rumah, Ar mengeluarkan pasir laut dalam karung tersebut dan dimuat pada bak truk Isuzu putih DK 9421 GO. Kecurigaan warga tersebut kemudian diteruskan kepada Satpol PP Jembrana. Sekitar pukul 22.00 malam, laporan itu kita
tindak lanjuti dengan mendatangi rumah Ar di Dusun Wali dan ternyata ditemukan sekitar 3 M3 pasir laut siap kirim dalam bak truk DK 9421 GO, terang Kasi Operasional Trantib Satpol PP Jembrana, I Made Tarma seijin Kasat Pol PP Jembrana, I Ketut Wiratma, Sabtu (12/12).
Kendati di rumahnya ditemukan pasir laut yang diduga hasil curian namun Ar mencoba berkelit dengan memperlihatkan sepucuk fotocopy surat berkop Subak Tibubiu, Desa Sungsang, Kerambitan, Tabanan dengan nomor 20/SBS/ 2009 tertanggal 29 September 2009.
Dalam surat yang ditujukan kepada Bupati Tabanan, Ketua DPRD Tabanan, Camat Kerambitan dan Kapolsek Kerambitan intinya krama subak tersebut akan membangun jalan subak dengan dana swadaya mengumpulkan iuran krama subak.
Karena dana yang dibutuhkan sangat besar, dalam surat tersebut juga diberitahukan kalau krama subak akan menempuh upaya penjualan pasir laut untuk menutupi kekurangan dana.
Diduga dengan memperlihatkan surat tersebut, Ar mencoba mengibuli Satpol PP kalau pasir yang ada di atas truk itu dibelinya dari Desa Sungsang, Kerambitan, Tabanan. Kendati menyodorkan surat tersebut, Ar malah mengaku kalau pasir laut tersebut akan dibawanya ke Moding, terang Tarma. Ketika dibawa ke Markas Satpol PP Jembrana, Ar berbalik mengaku kalau pasir laut itu akan digunakan untuk keperluannya sendiri hanya saja belum sempat diturunkan dari truk.
Kasat Pol PP Jembrana, I Ketut Wiratma ketika dikonfirmasi, Sabtu (12/12) membenarkan kalau anggotanya membekuk seorang pencuri pasir laut yang diawali dari laporan masyarakat. Menurut Wiratma, masyarakat Yehembang sudah
mulai resah dengan maraknya pencurian pasir laut karena kondisi krib penahan abrasi di pantai tersebut sudah terlihat berlubang di bagian bawahnya.
Masyarakat menduga itu karena ulah pengerukan pasir laut yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Padahal di tempat itu telah ada papan larangan untuk mengambil pasir laut, ungkapnya. Masyarakat, imbuh Wiratma, mengkhawatirkan krib penahan abrasi tersebut akan ambruk jika pencurian pasir laut tidak segera dihentikan.
Kalau krib tersebut benar-benar ambruk, mereka khawatir lahan mereka akan habis digerus abrasi,tambahnya. Wiratma menegaskan pihaknya tidak akan pernah berhenti menindak oknum pencuri pasir laut. Laporan masyarakat sangat kami harapkan. Saya juga menghimbau agar pencurian pasir laut ini bisa segera dihentikan karena dampaknya terhadap kerusakan lingkungan sudah semakin nyata, tegasnya.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3795 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1741 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang