Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 13 Juni 2026
Pemkot Denpasar Sosialisasikan Lubang Biopori
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Untuk mengantisipasi banjir Pemerintah Kota Denpasar meluncurkan tehnologi Lubang Resapan Tehnologi(LRT) tepat guna atau biasa disebut biopori. Lubang biopori tersebut diharapkan mampu mencegah genangan air di halaman pekarangan rumah dan mencegah banjir.
Demikian disampaikan Walikota Denpasar IB Rai Dharma Wijaya disela-sela sosialisai pembuatan lubang biopori di Denpasar.
Menurut Rai Mantra, tehnologi ini diharapkan mampu menjawab masalah air yang sering melanda Kota Denpasar, utamanya di kecamatan Denpasar Selatan, dimana air sumur penduduk rasanya sudah berubah menjadi payau atau ke asin-asinan.
Penerapan tehnologi semacam ini sifatnya sederhana dan tepat guna sehingga mudah untuk dilaksanakan oleh setiap orang. Namun dampaknya luar biasa dalam mengatasi masalah air dan banjir maupun persediaan air dibawah tanah, ujar Rai Mantra.
Rai Mantra berharap setiap orang bisa melaksanakan dan mengetahui tehnologi tepat guna ini dengan membuat lubang resapan biopori di wilayahnya yang sering terkena genangan air dan Banjir.
Menurut Gusti Alit Sudibya dari Bidang penanggulangan Pencemaran lingkungan dan pengolahan limbah Dinas Lingungan Hidup Kota Denpasar, lubang resepan biopori merupakan tehnologi tepat guna yang relatif mudah diaplikasikan mulai dari sekala rumah tangga hingga ke hal yang lebih luas.
Lubang Boipori temukan oleh Kamir Raziudin Brata seorang peneliti dan dosen di Departemen Ilmu tanah dan sumber daya lahan IPB Bogor .
Disamping ampuh mencegah banjir, lubang biopori memiliki mamanfaat yang besar diantarnya untuk membuat kompos alami dari sampah organik, mengurangi genangan air, maksimalisasi peran dan aktivitas fauna tanah, mencegah terjadinya erosi tanah dan longsor.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli