Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Ada 9 Warga Iran Masuk Bali, 2 Lolos ke Jakarta

Sabtu, 19 Desember 2009, 06:13 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Ada perkembangan terbaru dari tertangkapnya tujuh warga Iran yang ditangkap menelan kapsul berisi sabu-sabu di dalam perutnya. Ternyata, ada sembilan warga Iran yang masuk ke Bali dengan visa turis, namun dua diantaranya lolos dari pantauan petugas.Sumber valid ini diterima beritabali.com oleh seorang sumber di Polda Bali. Sumber menerangkan, saat penyergapan tujuh warga Iran di Bandara Tuban dan Hotel Simpang Inn Legian Kuta, Rabu (09/12) malam, Direktorat Narkoba Polda Bali kalah cepat.

Itu karena ada dua warga Iran yang langsung melarikan diri ke Jakarta. Hal itu diketahui, saat petugas gabungan Dit Narkoba Polda dan Bea Cukai memeriksa manifest yang masuk

Dari data yang dirangkum di manifest (daftar penumpang pesawat), ada dua warga Iran lagi yang sudah lolos ke Jakarta. Berarti yang transit ke Bali ada sembilan orang, ujarnya.

Sumber mengungkapkan, meski demikian, setelah dua warga Iran itu berada di Jakarta, petugas Bandara Cengkareng menangkapnya.

Kita yang informasikan lolosnya dua warga Iran ke Jakarta. Nah, di Jakarta langsung ditangkap,bebernya.

Anehnya, Direktur Narkoba Polda Bali Kombes Kokot Indarko membantah. Dia mengatakan, warga Iran yang ditangkap di Bali hanya tujuh orang.



Hanya tujuh warga Iran yang transit di Bali. Tidak ada dua lolos ke Jakarta,ungkapnya.

Lantas bagaiman langkah polisi selanjutnya ? Kombes Kokot mengatakan, pihaknya masih mendalami dugaan tersebut.

Masih kita kembangkan lagi, apakah ada kaitannya atau tidak itu juga masih kita analisis,paparnya.

Menurut Kombes Kokot, keterangan tujuh tersangka hingga kini sulit diungkap. Dari penyelidikan terakhir, ternyata mereka mencoba untuk menghilangkan barang bukti, salah satunya adalah membuang barang bukti kapsul ke kamar mandi.

Ketika petugas bersih-bersih dikamar mandi RS Polri Trijata Denpasar, ditemukan satu kapsul SS yang dibuang. Sampai saat ini barang bukti masih sekitar 580 kapsul, dengan nilai sekitar Rp 8 sampai 10 miliar.

Karena barangnya (sabu-sabu) juga murni, jadi harganya juga cukup mahal,tegas perwira asal Solo ini.


 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami