Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Rumah Kost dan Hotel Rawan Tempat Mesum
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Meningkatnya kasus kejahatan seksual yang terjadi di Jembrana akhir-akhir ini membuat semua orang terperangah. Terlebih kasus-kasus kejahatan seksual itu melibatkan oknum siswa. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Polres Jembrana mewarning para pengusaha hotel.
Dari informasi yang dihimpun, Senin (21/12) menyatakan sebagai upaya antisipasi meningkatnya kasus-kasus kejahatan seksual, Polres Jembrana mengumpulkan para pengusaha hotel, termasuk pemilik rumah kost. Disinyalir, keberadaan hotel dan rumah kost sangat berperan dalam proses terjadinya kejahatan seksual tersebut. Wakapolres Jembrana, Kompol N Pawitra, Senin (21/12) membenarkan kalau pihaknya mengumpulkan sejumlah pengusaha hotel termasuk pemilik rumah kos.
Kami melihat keberadaan hotel dan rumah kost sering dijadikan tempat kejadian perkara (TKP) tindakan mesum. Itu perlu ditertibkan, tegasnya. Dalam pengarahannya, Pawitra kembali mengingatkan kewajiban pengusaha hotel dan rumah kost meminta data penyewa kamar. Selama ini kasus-kasus kejahatan seksual sering terjadi di hotel, katanya.
Pawitra mencontohkan beberapa waktu lalu terjadi kejahatan seksual dengan TKP di salah satu hotel di Negara namun ketika petugas hotel tersebut diminta untuk menunjukkan penyewa kamar hotel ternyata tersangka tidak tercatat.
Ini yang harus kita antisipasi, mereka mesti mencatat identitas dan berkoordinasi dengan kita sehingga kalau apabila terjadi kasus-kasus bisa kita pantau,terang pria asal Bangli tersebut.
Selain itu, Pawitra juga mengingatkan agar para pengusaha hotel melengkapi sarana keamanan dan ketertibannya termasuk menyiapkan personil sebagai satpam. Kepada pemilik rumah kost, Pawitra mengharapkan agar agar penyewa kamar kost didata, termasuk tamu-tamu yang menginap lebih dari 1x24 jam.Ini penting dilakukan. Selain untuk ketertiban dan keamanan juga untuk antisipasi gangguan kamtibmas menjelang Natal dan Tahun Baru, pungkasnya.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5932 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan