Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 30 September 2026
Koming Menghilang, Kasus Dioper Ke Polres
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Kasus menghilangnya Komang Ari Safitri alias Koming (17), warga Lingkungan Asih, Gilimanuk, Melaya serta penganiayaan yang menimpa Abdi Talib (20), warga Melaya Pantai, Melaya empat bulan lalu hingga kini tetap menjadi misteri.
Lantaran belum menemui titik terang, Polres Jembrana mengambil alih kasus tersebut dari KP3 Laut Gilimanuk yang menangani sebelumnya.
Dari informasi yang dihimpun, Selasa (29/12) menyebutkan pelimpahan kasus penganiayaan dan menghilangnya Koming yang terjadi Sabtu (5/9) ini ke Polres Jembrana didasari karena hingga kini pihak KP3 Laut Gilimanuk belum berhasil mengungkapnya kendatipun kejadian sudah berlalu empat bulan lalu.
KP3 Laut Gilimanuk memeriksa banyak saksi dan menempuh upaya niskala untuk melacak jejak Koming maupun mengungkap pelaku penganiayaan terhadap Abdi Thalib.
Untuk memaksimalkan penyelidikan, Polres Jembrana mengambil alih kasus yang terjadi di Pantai Karangsewu, Gilimanuk ini.
Atas permintaan Polres semua berkas dan barang bukti sudah diserahkan,ujar seorang sumber, Selasa (29/12).
Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Ketut Suparta seizin Kapolres Jembrana AKBP R Ahmad Nurwakhid ketika dikonfirmasi, Selasa (29/12) membenarkan kalau pihaknya mengambil alih kasus penganiayaan Abdi Talib dan hilangnya siswi kelas 1 SMA Gilimandala Gilimanuk itu.
Saat ini kami masih mempelajari semua berkas kasus untuk mencari tahu celah pengungkapannya,ujarnya.
Kendati telah dilimpahkan ke Polres, imbuh Suparta, KP3 Laut Gilimanuk tetap melakukan penyelidikan dengan back up dari Polres Jembrana.
Kami akan terus berupaya untuk mengungkap siapa pelaku penganiayaan, melacak keberadaan Koming. Kalaupun dia diculik, siapa orang yang menculiknya. Sekecil apapun informasi yang kami dapat akan kami tindaklajuti, terangnya.
Sementara keluarga Koming masih berharap agar putri ketiga I Made Artha S (46) dan Ni Putu Sami (42), bisa ditemukan.
Kami masih terus berusaha melakukan pencarian, namun hingga kini kami belum mendapat informasi tentang keberadaan Koming termasuk apakah masih hidup atau meninggal, ujar Nalo, paman Koming, Selasa (29/12).
Nalo sangat berharap bantuan semua pihak apabila mengetahui keberadaan Koming agar segera memberikan informasi.
Jika Koming masih hidup, agar segera memberi kabar sehingga keluarga tidak dicekam dalam kecemasan, harapnya.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8564 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5914 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3716 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2543 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar