Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Puluhan Digigit, Ribuan Dieliminasi
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Meski wabah penyakit rabies belum sampai di Jembrana namun bukan berarti membuat Pemkab Jembrana lengah. Pasalnya, dalam tiga bulan terakhir ini tercatat ada 80 kasus gigitan anjing sehingga memaksa Pemkab Jembrana mengeliminasi ribuan anjing liar.
Dari data yang dihimpun pada Dinas Pertanian, Kehutanan dan Kelautan (PKL) mulai bulan Oktober Desember 2009 tercatat ada 80 kasus gigitan anjing namun keseluruhannya negatif rabies. Sementara sebagai langkah antisipasi telah dieliminasi 1.233 ekor anjing liar dan menvaksinasi 6.446 anjing peliharaan warga.
Kendati belum satupun ditemukan anjing maupun manusia yang positif rabies, namun kegiatan vaksinasi sebagai salah satu langkah antisipasi terus dilakukan. Pantauan di Kantor Lurah Sangkaragung, Jembrana, Kamis (7/1) setidaknya 51 anjing peliharaan divasinasi massal oleh tim dari Dinas PKL.
Memang penyakit rabies belum ada di Jembrana namun saya tidak mau anjing saya terjangkit makanya saya mintakan vaksin, ujar Nengah Sentra, warga Ligkungan Pangkung Gondang. Alasan sebnada juga disampaikan oleh Nengah Nentra. Nentra malah membawa dua ekor anjing peliharaannya sekaligus untuk divaksin.
Demi kesehatan anjing peliharaan dan kenyamanan keluarga dan tetangga saya makanya anjing ini saya mintakan vaksin. Mencegah kan lebih baik lagipula gratis, ujarnya.
Sementara itu, drh. Gede Kasthama, staf Kesehatan Hewan Bidang Peternakan Dinas PKL di sela-sela vaksinasi mengatakan vaksinasi massal di Sangkaragung merupakan untuk yang kedua kalinya (boster) sebabai langkah pencegahan penularan virus rabies. Selain vaksinasi massal, kita juga gencar melakukan sosialisasi hingga ke sekolah-sekolah, terangnya.
Lantaran tidak ingin kecolongan, Kastama juga mengaku mengintensifkan kerjasama dengan Balai Karantina Hewan Wilker Gilimanuk dengan menempatkan 20 relawan. Itu kami lakukan untuk mengatasi kendala mendeteksi masuknya hewan penular rabies melalui Pelabuhan Gilimanuk, pungkasnya.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2604 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2259 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan