Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Puluhan Digigit, Ribuan Dieliminasi
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Meski wabah penyakit rabies belum sampai di Jembrana namun bukan berarti membuat Pemkab Jembrana lengah. Pasalnya, dalam tiga bulan terakhir ini tercatat ada 80 kasus gigitan anjing sehingga memaksa Pemkab Jembrana mengeliminasi ribuan anjing liar.
Dari data yang dihimpun pada Dinas Pertanian, Kehutanan dan Kelautan (PKL) mulai bulan Oktober Desember 2009 tercatat ada 80 kasus gigitan anjing namun keseluruhannya negatif rabies. Sementara sebagai langkah antisipasi telah dieliminasi 1.233 ekor anjing liar dan menvaksinasi 6.446 anjing peliharaan warga.
Kendati belum satupun ditemukan anjing maupun manusia yang positif rabies, namun kegiatan vaksinasi sebagai salah satu langkah antisipasi terus dilakukan. Pantauan di Kantor Lurah Sangkaragung, Jembrana, Kamis (7/1) setidaknya 51 anjing peliharaan divasinasi massal oleh tim dari Dinas PKL.
Memang penyakit rabies belum ada di Jembrana namun saya tidak mau anjing saya terjangkit makanya saya mintakan vaksin, ujar Nengah Sentra, warga Ligkungan Pangkung Gondang. Alasan sebnada juga disampaikan oleh Nengah Nentra. Nentra malah membawa dua ekor anjing peliharaannya sekaligus untuk divaksin.
Demi kesehatan anjing peliharaan dan kenyamanan keluarga dan tetangga saya makanya anjing ini saya mintakan vaksin. Mencegah kan lebih baik lagipula gratis, ujarnya.
Sementara itu, drh. Gede Kasthama, staf Kesehatan Hewan Bidang Peternakan Dinas PKL di sela-sela vaksinasi mengatakan vaksinasi massal di Sangkaragung merupakan untuk yang kedua kalinya (boster) sebabai langkah pencegahan penularan virus rabies. Selain vaksinasi massal, kita juga gencar melakukan sosialisasi hingga ke sekolah-sekolah, terangnya.
Lantaran tidak ingin kecolongan, Kastama juga mengaku mengintensifkan kerjasama dengan Balai Karantina Hewan Wilker Gilimanuk dengan menempatkan 20 relawan. Itu kami lakukan untuk mengatasi kendala mendeteksi masuknya hewan penular rabies melalui Pelabuhan Gilimanuk, pungkasnya.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2802 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2030 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1975 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun