Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Jalur Singaraja-Denpasar Macet Parah
Beritabali.com, Pancasari
BERITABALI.COM, BULELENG.
Jalur Singaraja-Denpasar mengalami kemacetan total sehari setelah hari raya Galungan. Kondisi ini diperparah lagi dengan melintangnya lima unit Bus Pariwisata di Jalur Jalan Desa Pancasari Kecamatan Sukasada, Buleleng.
Liburan Hari Raya Galungan dan bertepatan dengan Hari Kenaikan Yesus Kristus, Kamis (13/5) di warnai dengan kemacetan yang sangat panjang di lintasan Jalan Singaraja Denpasar. Kemacetan hampir mencapai lima kilometer lebih.
Hingga tengah malam ini, kendaraan roda empat masih merayap dan bergerak dengan pelan, kita sudah turunkan semua unit untuk mengantisipasi kondisi ini, kemacetan disebabkan jalur pada patung jagung di bedugul dan ada lima bus pariwisata yang seenaknya melintang di jalan di Desa Pancasari, ini menjadi biang kemacetan utama, ungkap KBO Sat Lantas Polres Buleleng, Ipda. Gede Nama Wijaya.
Lima bus pariwisata yang melintang di jalan utama Desa Pancasari, tepatnya diperbatasan Desa Pancasari dengan Gitgit hendak memutar haluan kembali ke Denpasar, inilah sopir seenaknya saja, kondisi sudah merayap ditambah dengan seenaknya sendiri memutar bis di jalan hingga melintang begini dan mengakibatkan kemacetan total, papar Nama Wijaya.
Hingga malam hari kemacetan yang terjadi dari Pancasari hingga daerah Tabanan belum dapat diatasi polisi, demikian juga dengan kemacetan dari Gitgit hingga Pancasari masih belum bisa bergerak. Bahkan sejumlah kendaraan terpaksa berbalik arah kembali ke Singaraja.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3790 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1736 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang