Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Korban Disekap, Ancam Tebas Pakai Pedang

Beritabali.com, Sukawati

Minggu, 16 Mei 2010, 15:50 WITA Follow
Beritabali.com

images.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, GIANYAR.

Perampokan dengan kekerasan kembali terjadi wilayah hukum Gianyar, kali ini korbannnya seorang photographer asal Bumi Lahar, Karangasem. Pria yang tinggal di Gang Mertasari, Banjar Sasih, Batubulan, Sukawati, Minggu (16/5) dini hari rumahnya disatroni perampok bersenjatakan sebilah pedang. 

Berdasarkan keterangan dihimpun dilapangan, kejadian naas ini terjadi pada hari Minggu dini hari sekitar pukul 02.15 Wita, kala itu korban bernama I Made Budiana (30) yang kesehariannya bekerja sebagai photographer serta videografhy ini sedang asyik mengerjakan job-nya di ruang kerjanya.

Tiba tiba saja dirinya dikejutkan dengan dua orang tamu tak diundang, sekilas dirinya menyangka kedua orang tersebut adalah rekannya yang mau main main dengan dirinya.

Begitu, korban melihat kilauan sebilah pedang yang dibawa oleh kedua orang itu, kontan saja, korban shock. Belum sempat berteriak, kedua orang perampok bercadar hanya mengenakan celana dalam tersebut langsung menyekap korban dengan selendang.

Setelah disekap dan tangannya diikat, perampok bercadar itu menebar ancaman bakalan ditebas memakai pedang, apabila korban berteriak. Diancam seperti ini korban hanya bisa pasrah, dan dengan leluasa pula, satu buah handy cam, kamera photo dan kamera video, laptop, dompet serta cincin kawin seberat 2 gram dijarinya diambil oleh perampok.

Maling sendiri masuk dan kabur melalui jendela belakang, Kejadiannya begitu cepat, kami baru tahu setelah suami kami melepaskan tali ikatan sendiri, setelah itu menyuruh kami bersembunyi di WC, kata Ayu Puspita (26) istri korban ketika ditemui di rumahnya Gang Merta Sari, Banjar Sasih, Batubulan.

Lebih jauh, Puspita menjelaskan begitu lolos, sang suami langsung melaporkan kejadian ini ke Mapolsek Sukawati. Petugas sudah turun kelapangan mengecek rumah kami, kata Puspita.

Sementar itu, ketika dimintai keterangannya Kapolsek Sukawati, AKP Bernad Mosak seizin Kapolres Gianyar, AKBP I Ketut Suardana membenarkan kejadian ini. Pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kasus ini. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/ctg



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami