Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pemprov Bali Pertimbangkan Vaksinasi Kucing Masal

Beritabali.com, Renon

Minggu, 23 Mei 2010, 20:23 WITA Follow
Beritabali.com

images.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Pemerintah provinsi Bali mempertimbangkan untuk melakukan vaksinasi masal terhadap kucing menyusul munculnya kasus Korban meninggal setelah digigit kucing di Kabupaten Buleleng

Menurut rencana vaksinasi kucing secara masal akan dilakukan sambil menunggu hasil uji laboratorium terhadap kucing yang sebelumnya diduga positif rabies.

Juru bicara Pemerintah Provinsi Bali Ketut Teneng mengungkapkan jika hasil uji laboratirum menunjukkan bahwa telah terjadi penularan rabies pada kucing maka tidak menutup kemungkinan juga dilakukan eleminasi pada kucing. Kebijakan ini untuk meminimalisasi penyebaran rabies yang lebih meluas. Apalagi Baliditargetkan bebas rabies pada 2012.

Menurut Teneng yang terpenting saat ini adalah menggugah kesadaran masyarakat untuk menjaga hewan peliharaannya seperti anjing, kucing dan kera. Kita berharap termasuk kucing dan kera itu dengan sungguh-sungguh dipelihara, ujar Ketut Teneng.

Juru bicara Pemerintah Provinsi Bali Ketut Teneng menyebutkan untuk mengantisipasi penularan rabies pemeritah provinsi Bali telah melakukan vaksinasi terhadap 280 ribu ekor anjing. Selain itu terdapat sekitar 78 ribu ekor anjing telah dieleminasi.

Sementara berdasarkan data Dinas Kesehatan Bali sejak kasus rabies merebak di Bali tercatat telah terjadi 44 ribu kasus gigitan anjing. Sementara korban tewas setelah digigit anjing mencapai 57 orang dan 26 orang diantaranya dinyatakan positif rabies. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/tim



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami