Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




37 Orang Keracunan Arak Oplosan, 1 Tewas

Beritabali.com, Tabanan

Senin, 24 Mei 2010, 08:29 WITA Follow
Beritabali.com

images.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, TABANAN.

Sebanyak 37 orang warga menjadi korban keracunan minuman arak oplosan di Kabupaten Tabanan Bali. 1 orang warga tewas, sementara 2 warga lainnya hingga kini dalam kondisi kritis dan masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. 

Suasana duka tampak di rumah keluarga korban tewas Komang Gede Budiarta, di Banjar Toh Jiwa, Desa Nyambu, Kecamatan Kediri, Tabanan. Komang merupakan korban tewas usai menenggak minuman keras arak oplosan bersama puluhan pemuda di desanya.

Garis polisi juga tampak di sebuah pos kamling, dimana pesta arak oplosan ini digelar sebelumnya. Sisa-sisa bahan pencampur arak juga masih terlihat di sekitar lokasi digelarnya pesta arak oplosan ini.

Pesta arak yang digelar puluhan pemuda Desa Nyambu Tabanan Bali ini berlangsung pada hari Jumat kemarin, atau sehari sebelum perayaan hari raya Kuningan yang jatuh pada hari Sabtu. Pada pesta minuman keras ini, para pemuda desa ini minum arak yang dicampur dengan bir, minuman ringan, minuman suplemen, dan berbagai campuran lainnya.

Sehari setelah pesta minuman digelar, tiga orang pemuda mulai mengalami keracunan. Satu diantaranya tewas setelah sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Tabanan.

Hasil penyelidikan sementara penyebabnya karena minum arak yang dioplos itu, tapi untuk mengetahui penyebab pastinya, kita masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut, jelas Kapolres Tabanan, AKBP Anak Agung Made Sudana.

2 orang pemuda desa yang ikut pesta arak, hingga kini masih dalam kondisi kritis dan tengah dirawat intensif di Rumah Sakit Umum Daerah Tabanan dan Rumah Sakit Sanglah Denpasar. Sementara puluhan warga lainnya sudah menjalani pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Tabanan.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/tim



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami