Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 5 Agustus 2026
Mayat Faisal Ditemukan Membusuk di Pantai Beraban
BeritaBali.com,Tabanan
BERITABALI.COM, TABANAN.
Faisal (17) buruh bangunan sebuah villa di Dusun Pasut, Desa Tibubiyu, Kecamatan Kerambitan, yang ditelan gelombang Pantai Pasut sejak Selasa (25/5), akhirnya ditemukan sudah tidak bernyawa di Pantai Beraban, Kecamatan Selemadeg Timur, Kamis (27/5).
Mayat korban ditemukan oleh tim gabungan Basarnas, Polair, Tagana sekitar pukul 06.58 Wita, tepatnya satu kilometer sebelah barat lokasi awal tenggelam. Kondisi mayat korban asal Jember saat ditemukan sudah mengeluarkan bau menyengat, kulitnya mengelupas.
Baca juga:
60.924 Ekor Sapi di Lombok Sembuh dari PMK
Diduga korban tewas setelah diterjang ombak besar, kemudian terseret arus deras sehingga korban membentur karang cadas yang banyak berada di sekitar lokasi.
Tim gabungan cukup kesulitan mengevakuasi mayat korban karena harus melewati jurang yang curam. Ditambah wilayah Desa Beraban, Selemadeg Timur yang sedang ada upacara agama, evakuasi mayat korban pun harus melewati jalan alternatif.
Mayat korban kemudian dibawa langsung ke kamar jenasah RSUD Tabanan. Korban terseret arus Selasa sore (25/5) sekitar pukul 17.30. Saat itu korban yang baru saja datang dari Jawa nekat mandi di pantai Pasut padahal ombak sedang besar.
Setelah dilakukan pencarian oleh tim gabungan, korban akhirnya ditemukan sudah tidak bernyawa lagi satu kilometer sebelah barat TKP, tepatnya di wilayah Pantai Desa Beraban, Kecamatan Selemadeg Timur.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 2878 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1283 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 909 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 830 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 660 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun