Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




2 Jurnalis TV Jadi Korban Kebrutalan Sopir Taksi

Beritabali.com, Denpasar

Senin, 7 Juni 2010, 18:51 WITA Follow
Beritabali.com

images.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

2 orang jurnalis TV yakni kameramen kontributor ANTV Bali Putu Jana, dan Kontributor Indosiar Bali Riadis Suhli, menjadi korban kekerasan saat meliput aksi demo ratusan sopir taksi di Denpasar, Senin (7/6). 

Aksi kekerasan ini berlangsung di jalan By Pass Ngurah Rai, di sekitar perempatan menuju Pelabuhan Benoa. Saat itu, Jana dan Adi (Riadis) sedang meliput aksi sweeping taksi Blue Bird yang dilakukan oleh para sopir taksi lokal Bali.

Dengan kamera video masing-masing Putu Jana dan Adi kemudian mengabadikan aksi "sweeping" yang disertai perusakan taksi milik Blue Bird.

Saat sedang asyik mengambil gambar, Putu Jana kemudian dikerubuti beberapa orang sopir taksi. Mereka meminta gambar yang telah diambil Jana sebelumnya dihapus.

Jana dengan tegas menolak permintaan itu. Penolakan Jana ternyata membuat para sopir taksi marah dan berniat merampas kamera video dari tangan Jana. Beberapa sopir taksi juga memukul dan menendang Jana dengan beringas.

Petugas kepolisian Poltabes Denpasar yang berada di depan kantor PT Indonesia Power itu kemudian mengamankan Jana dari amuk massa sopir taksi.

Hal yang sama juga dialami Riadis. Saat asyik mengambil gambar, tiba-tiba ia menjadi sasaran kebringasan para sopir taksi. Kamera Adi tiba-tiba dirampas dan dibanting ke aspal hingga rusak total. Kamera video Adi juga dinjak-injak hingga pecah menjadi beberapa bagian.

Adi kemudian diamankan sejumlah petugas kepolisian yang sedang ada di sekitar lokasi kejadian. "Saya tidak mengerti alasan mereka menyerang saya. Saya hanya menjalankan tugas jurnalistik seperti biasa," ujar Adi.

Terkait hal ini, Adi berencana akan melaporkan hal ini ke aparat kepolisian. Ia menuntut pelaku yang merusak kameranya untuk bertanggung jawab penuh.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/tim



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami