Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Azrul: Generasi Muda Terlilit Dua Masalah
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Ketua Kwartir Nasinal Gerakan Pramuka, Azrul Azwar menduga merosotnya moral generasi muda beberapa tahun belakangan ini merupakan salah satu dampak dari menurunnya aktifitas Gerakan Pramuka.
Kalau dulu kan tidak ada yang namanya tawuran, seks di luar nikah maupun pornografi. Tapi sekarang hal itu marak sekali, katanya.Menurut Azrul, masalah tersebut baru sebagian masalah yang sedang melanda generasi penerus.
Baca juga:
Kronologi Korut-Ukraina Putus Hubungan
Generasi muda kita sedang dililit dua masalah, yang tadi itu masalah sosial namun yang lebih mengkhawatirkan adalah masalah kebangsaan. Saat ini rasa nasionalisme generasi muda kita tipis sekali, rasa cinta tanah air dan bela negaranya sudah mulai luntur. Kalau ini dibiarkan tentu akan sangat membahayakan. Saya tidak tahu apakah ini lantaran aktifitas kita (Gerakan Pramuka) menurun, terangnya.
Kendatipun baru sebatas dugaan, namun Azrul meyakini fenomena yang belakangan ini sedang marak tersebut merupakan salah satu dampak dari menurunnya aktifitas Gerakan Pramuka karena dalam organisasi berlambang tunas kelapa ini tidak mengajarkan sains dan teknologi namun nilai dan ketrampilan.
Generasi muda kita kurang mendapatkan pendidikan nilai. Kalau sains dan teknologi, mereka banyak yang pintar. Kalau pintar tapi tidak punya akhlak dan watak yang mulia, buat apa? Kalau semua anak-anak muda seperti itu akan jadi apa bangsa kita nantinya? tanya Azrul mengungkapkan kegelisahannya terhadap kondisi anak-anak muda sekarang. Oleh Azrul, kegelisahan itu kemudian disampaikannya kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Pak Presiden meminta agar saya merevitalisasi Gerakan Pramuka karena beliau menganggap Gerakan Pramuka sangat relevan untuk membangkitkan rasa nasionalisme, bela negara dan cinta tanah air, katanya.Setelah mendapat mandat tersebut, Azrul langsung mencanangkan program untuk membangkitkan kembali gugus depan (gudep) agar transfer nilai-nilai kepada anak-anak muda bisa dilaksanakan.
Mari kita tanamkan nilai-nilai karena bangsa ini sedang kritis, ajaknya. Sebelum beranjak meninggalkan Sanggar Bhakti Pramuka, Azrul dengan didampingi oleh Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Jembrana, I Putu Artha menyempatkan diri untuk menanam pohon sawo kecik di halaman.
Artha ketika diminta tanggapannya mengaku berbangga dengan kehadiran pucuk pimpinan Gerakan Pramuka di Indonesia.Biarpun kami ada di kota kecil, ternyata Kakwarnas bersedia hadir untuk mengunjungi kami, katanya.Terkait ajakan Azrul, Artha mengaku sepakat karena dirinya menilai Gerakan Pramuka mempunyai peran dan fungsi strategis dalam membentuk watak dan mental generasi muda.
Pada Keppres 236 telah ditegaskan kalau Gerakan Pramuka diberikan tugas oleh pemerintah untuk membentuk generasi muda yang berkarakter, trampil dan berakhlak mulia. Jadi kita harus laksanakan tugas berat tersebut tentunya disertai dengan dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah, pungkasnya.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5918 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2608 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2265 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan