Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Azrul: Generasi Muda Terlilit Dua Masalah
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Ketua Kwartir Nasinal Gerakan Pramuka, Azrul Azwar menduga merosotnya moral generasi muda beberapa tahun belakangan ini merupakan salah satu dampak dari menurunnya aktifitas Gerakan Pramuka.
Kalau dulu kan tidak ada yang namanya tawuran, seks di luar nikah maupun pornografi. Tapi sekarang hal itu marak sekali, katanya.Menurut Azrul, masalah tersebut baru sebagian masalah yang sedang melanda generasi penerus.
Baca juga:
Kronologi Korut-Ukraina Putus Hubungan
Generasi muda kita sedang dililit dua masalah, yang tadi itu masalah sosial namun yang lebih mengkhawatirkan adalah masalah kebangsaan. Saat ini rasa nasionalisme generasi muda kita tipis sekali, rasa cinta tanah air dan bela negaranya sudah mulai luntur. Kalau ini dibiarkan tentu akan sangat membahayakan. Saya tidak tahu apakah ini lantaran aktifitas kita (Gerakan Pramuka) menurun, terangnya.
Kendatipun baru sebatas dugaan, namun Azrul meyakini fenomena yang belakangan ini sedang marak tersebut merupakan salah satu dampak dari menurunnya aktifitas Gerakan Pramuka karena dalam organisasi berlambang tunas kelapa ini tidak mengajarkan sains dan teknologi namun nilai dan ketrampilan.
Generasi muda kita kurang mendapatkan pendidikan nilai. Kalau sains dan teknologi, mereka banyak yang pintar. Kalau pintar tapi tidak punya akhlak dan watak yang mulia, buat apa? Kalau semua anak-anak muda seperti itu akan jadi apa bangsa kita nantinya? tanya Azrul mengungkapkan kegelisahannya terhadap kondisi anak-anak muda sekarang. Oleh Azrul, kegelisahan itu kemudian disampaikannya kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Pak Presiden meminta agar saya merevitalisasi Gerakan Pramuka karena beliau menganggap Gerakan Pramuka sangat relevan untuk membangkitkan rasa nasionalisme, bela negara dan cinta tanah air, katanya.Setelah mendapat mandat tersebut, Azrul langsung mencanangkan program untuk membangkitkan kembali gugus depan (gudep) agar transfer nilai-nilai kepada anak-anak muda bisa dilaksanakan.
Mari kita tanamkan nilai-nilai karena bangsa ini sedang kritis, ajaknya. Sebelum beranjak meninggalkan Sanggar Bhakti Pramuka, Azrul dengan didampingi oleh Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Jembrana, I Putu Artha menyempatkan diri untuk menanam pohon sawo kecik di halaman.
Artha ketika diminta tanggapannya mengaku berbangga dengan kehadiran pucuk pimpinan Gerakan Pramuka di Indonesia.Biarpun kami ada di kota kecil, ternyata Kakwarnas bersedia hadir untuk mengunjungi kami, katanya.Terkait ajakan Azrul, Artha mengaku sepakat karena dirinya menilai Gerakan Pramuka mempunyai peran dan fungsi strategis dalam membentuk watak dan mental generasi muda.
Pada Keppres 236 telah ditegaskan kalau Gerakan Pramuka diberikan tugas oleh pemerintah untuk membentuk generasi muda yang berkarakter, trampil dan berakhlak mulia. Jadi kita harus laksanakan tugas berat tersebut tentunya disertai dengan dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah, pungkasnya.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2808 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2032 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1983 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun