Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Timsus Polda Bali Langsung Investigasi

Selasa, 20 Juli 2010, 06:30 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Polda Bali sudah membentuk satu tim khusus untuk menangani kasus dugaan korupsi mark-up pembelian tanah Rumah Sakit Internasional di Kediri Tabanan. Tim sudah turun ke lapangan guna melakukan penyelidikan.Juru bicara Polda Bali Kombes Pol Gde Sugianyar didampingi Kasat IV Tipikor AKBP I Komang Suwirya, menyatakan pihaknya akan menuntaskan kasus ini tanpa ada intervensi dari pihak luar. 

Nantinya, masyarakat bisa menanyakan langsung perkembangannya kepada penyidik, tegasnya.Sementara Kasat IV bidang Tipikor AKBP Komang Suwirya mengungkapkan, pihaknya sudah turun untuk melakukan penyelidikan awal terhadap dugaan mark-up harga lahan untuk Rumah Sakit Internasional (RSI) di Desa Nyitdah, Kediri, Tabanan yang mencapai Rp 14 Milyar.

Dikatakannya, berdasarkan surat perintah dari Dir. Reskrim Kombes Pol Andi Taqdir Rahmantiro tertanggal 15 Juli 2010 tersebut, tim yang dibentuk berjumlah delapan orang dan sudah mulai turun ke lapangan Senin (19/7) kemarin.

Pihak penyidik, ujarnya, masih mengumpulkan fakta dan alat bukti, mengingat belum adanya laporan masuk. Komang Suwirya berharap kepada masyarakat jika memiliki data-data valid terkait dugaan korupsi ini, bisa disampaikan untuk mempercepat dari proses penyelidikan meningkat ke penyidikan.Apabila masyarakat memiliki data sampaikan kepada penyidik nanti kita usut lebih lanjut, ungkap mantan Wakapolres Tabanan ini.

 

Dari hasil penyelidikan, Polda Bali akan menyampaikan temuan tersebut kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP). 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami