Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 8 Mei 2026
Sanksi Pidana dan Perdata secara bersamaan
BERITABALI.COM, BADUNG.
Pemerintah mempertimbangkan untuk memberlakukan sanksi pidana dan perdata secara bersamaan pada perusahaan yang tidak memperhatikan aspek kelestarian lingkungan. Namun rencana ini masih dalam proses kajian secara akademis dan hukum.
Menteri Lingkungan Hidup Gusti Muhammad Hatta di sela-sela Seminar nasional tentang peran perbankkan dalam menjaga kelestarian lingkungan di Kuta (20/7)mengatakan penjatuhan saksi pidana dan perdata secara bersamaan nantinya akan lebih diprioritaskan pada perusahaan yang dalam penilaian program peringkat kinerja lingkungan dua kali mendapatkan kategori hitam.
Gusti Muhammad Hatta menyatakan penjatuhan saksi pidana dan perdata secara bersamaan sangat diperlukan, karena selama ini ketika suatu perusahaan dijatuhi hukuman pidana maka perusahaan tersebut tidak memiliki kewajiban untuk melakukan perbaikan lingkungan.Kita perdatakan dulu agar dia melakukan perbaikan lingkungan yang telah rusak, kemudian baru kita pidanakan ujar Gusti Muhammad Hatta.
Gusti Muhammad Hatta menyebutkan dari 627 perusahaan yang mengikuti penilaian program peringkat kinerja lingkungan selama 2009 tercatat 56 perusahaan masuk dalam kategori hitam. Dimana sebagian besar perusahaan yang masuk dalam kategori hitam merupakan perusahaan pertambangan.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 732 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 667 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 488 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 470 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik