Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Mayat Bule Pria Mengambang di Pantai Suluban
BERITABALI.COM, BADUNG.
Sesosok mayat diduga warga asing, Selasa (27/07) sekitar pukul 08.00 Wita, ditemukan tewas mengambang di Pantai Suluban, Uluwatu, Kuta Selatan. Korban diduga tewas dibunuh.Menurut Direktur Pol Air Benoa AKBP Oka Eswara, saat ditemukan pertama kali oleh nelayan, kondisi korban masih mengenakan pakaian."Korban ditemukan mengambang di tengah laut, jelasnya, pada Selasa (27/07).
Diakuinya, pada saat ditemukan kondisi korban sangat mengenaskan, kepalanya hancur tapi kondisi badanya masih utuh. Pihaknya masih melakukan pendalaman terkait penemuan tersebut. Barang bukti yang kami temukan sangat minim. Bahkan, Selain itu, identitas mayat tidak ditemukan, ungkapnya.AKBP Oka mengatakan, pihaknya meminta kepada masyarakat jika kehilangan keluarganya atau kehilangan tamu, segera melaporkan ke polisi. Nantinya, aparat kepolisian akan menyelidikinya.
Sementara itu, tim Forensik RSUP Sanglah menyebutkan, korban ditemukan di pantai Suluban Labuan Sait Jimbaran Selasa (27/7) pukul 11.05 siang. Jenazah tersebut merupakan warga asing namun belum jelas diketahui identitas maupun asal negaranya, mengingat tak ada indentitas yang ditemukan di diri korban.
Jenazah yang dikirim dengan menggunakan mobil ambulan PMI tersebut, kemudian divisum luar mulai pukul 11.10.Dari hasil pemeriksaan tersebut, dapat diketahui berat badan korban 72,5 kg dan panjang badang 170 cm. Dari pemeriksaan ras sephalik index, sekitar 93 persen rasnya adalah ras kaukasoid yakni rasa asing dari Eropa atau Amerika.Hal ini juga didukung dari warna kulit putuh, rambut pirang,
dan hidung mancung. Sedangkang berdasarkan sudah tumbuhnya gigi geraham, diperkirakan korban berusia antara 25-35 tahun.
Secara visual wajahnya masih bisa dikenali, karena tanda kematiannya kurang dari 8 sampai dengan 12 jam sebelum kita melakukan pemeriksaan (visum et repertum). Jadi jelas masih bisa dikenali, kalau ada keluarga yang ingin melihat,jelas Kepala SMF (Staf Medis Fungsional) Forensik RSUP Sanglah, dr. IB Putu Alit, SpF (K) ditemui usai pemeriksaan.Kematian korban terkesan misterius. Pasalnya dia ditemukan tenggelam di pantai Jimbaran. Saat ditemukan, korban hanya mengenakan dua lapis baju dan tanpa celana sama sekali.
Baju yang dalam warna putih sedangan baju bagian luar berwarna hitam. Korban juga mengalami luka tumpul di bagian wajah dan paha. Yang amat fatal dan mengakibatkan kematian adalah luka parah pada wajahnya.Menurut Alit, luka-luka tersebut sudah ada sebelum dirinya tewas. Artinya korban lebih dulu mengalami luka-luka fatal tersebut saat dirinya masih berada di darat. Namun Alit belum bisa menjamin apakah luka tersebut merupakan luka akibat kekerasan atau tidak.
Kalau dibilang luka kekerasan, pasti mengarah pada pembunuhan. Saat ini kita belum bisa menyimpulkan ke arah ke sana, karena harus dilakukan otopsi. Atas permintaan keluarga dan polisi jika hal itu memang diperlukan, terangnya kepada wartawan.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2929 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2050 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2010 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1808 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun