Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Mayat Bule Pria Mengambang di Pantai Suluban
BERITABALI.COM, BADUNG.
Sesosok mayat diduga warga asing, Selasa (27/07) sekitar pukul 08.00 Wita, ditemukan tewas mengambang di Pantai Suluban, Uluwatu, Kuta Selatan. Korban diduga tewas dibunuh.Menurut Direktur Pol Air Benoa AKBP Oka Eswara, saat ditemukan pertama kali oleh nelayan, kondisi korban masih mengenakan pakaian."Korban ditemukan mengambang di tengah laut, jelasnya, pada Selasa (27/07).
Diakuinya, pada saat ditemukan kondisi korban sangat mengenaskan, kepalanya hancur tapi kondisi badanya masih utuh. Pihaknya masih melakukan pendalaman terkait penemuan tersebut. Barang bukti yang kami temukan sangat minim. Bahkan, Selain itu, identitas mayat tidak ditemukan, ungkapnya.AKBP Oka mengatakan, pihaknya meminta kepada masyarakat jika kehilangan keluarganya atau kehilangan tamu, segera melaporkan ke polisi. Nantinya, aparat kepolisian akan menyelidikinya.
Sementara itu, tim Forensik RSUP Sanglah menyebutkan, korban ditemukan di pantai Suluban Labuan Sait Jimbaran Selasa (27/7) pukul 11.05 siang. Jenazah tersebut merupakan warga asing namun belum jelas diketahui identitas maupun asal negaranya, mengingat tak ada indentitas yang ditemukan di diri korban.
Jenazah yang dikirim dengan menggunakan mobil ambulan PMI tersebut, kemudian divisum luar mulai pukul 11.10.Dari hasil pemeriksaan tersebut, dapat diketahui berat badan korban 72,5 kg dan panjang badang 170 cm. Dari pemeriksaan ras sephalik index, sekitar 93 persen rasnya adalah ras kaukasoid yakni rasa asing dari Eropa atau Amerika.Hal ini juga didukung dari warna kulit putuh, rambut pirang,
dan hidung mancung. Sedangkang berdasarkan sudah tumbuhnya gigi geraham, diperkirakan korban berusia antara 25-35 tahun.
Secara visual wajahnya masih bisa dikenali, karena tanda kematiannya kurang dari 8 sampai dengan 12 jam sebelum kita melakukan pemeriksaan (visum et repertum). Jadi jelas masih bisa dikenali, kalau ada keluarga yang ingin melihat,jelas Kepala SMF (Staf Medis Fungsional) Forensik RSUP Sanglah, dr. IB Putu Alit, SpF (K) ditemui usai pemeriksaan.Kematian korban terkesan misterius. Pasalnya dia ditemukan tenggelam di pantai Jimbaran. Saat ditemukan, korban hanya mengenakan dua lapis baju dan tanpa celana sama sekali.
Baju yang dalam warna putih sedangan baju bagian luar berwarna hitam. Korban juga mengalami luka tumpul di bagian wajah dan paha. Yang amat fatal dan mengakibatkan kematian adalah luka parah pada wajahnya.Menurut Alit, luka-luka tersebut sudah ada sebelum dirinya tewas. Artinya korban lebih dulu mengalami luka-luka fatal tersebut saat dirinya masih berada di darat. Namun Alit belum bisa menjamin apakah luka tersebut merupakan luka akibat kekerasan atau tidak.
Kalau dibilang luka kekerasan, pasti mengarah pada pembunuhan. Saat ini kita belum bisa menyimpulkan ke arah ke sana, karena harus dilakukan otopsi. Atas permintaan keluarga dan polisi jika hal itu memang diperlukan, terangnya kepada wartawan.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6027 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4697 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2666 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2355 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2245 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan