Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Bali Butuh Rp. 27 M/Bulan untuk VAR

Sabtu, 31 Juli 2010, 19:20 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Pemerintah daerah Bali membutuhkan dana mencapai Rp. 2,7 Milyar per bulan untuk dana penyediaan vaksin anti rabies (VAR).Kondisi ini terjadi karena meningkatnya kasus gigitan anjing di Bali yang mengalami peningkatan cukup pesat. Dimana rata-rata kasus gigitan anjing di Bali per hari mencapai 165 gigitan. 

Kepala Dinas Kesehatan Bali dr. Nyoman Sutedja pada keteranganya di Renon (31/7) mengatakan asumsi peningkatan kebutuhan dana pembelian VAR tersebut didasarkan pada jumlah gigitan yang terjadi.

Jika pada tahun lalu jumlah kasus gigitan anjing di Bali hanya mencapai 24.000 kasus gigitan, namun pada tahun ini selama periode Januari-Juni jumlah kasus gigitan anjing di Bali telah lebih dari 30.000 kasus gigitan.Selain itu penularan rabies yang meluas di Bali menyebabkan masyarakat ketakutan, sehingga menyebabkan permintaan VAR cukup Tinggi.

Karena banyaknya gigitan terus ada yang meninggal masyarakat menjadi takut dan segera meminta vaksin, ucap dr. Nyoman Sutedja.Kepala Dinas Kesehatan Bali dr. Nyoman Sutedja menyebutkan akibat tingginya permintaan VAR menyebabkan 6 kabupaten di Bali saat ini mengalami kekurangan vaksin. Kabupaten tersebut diantaranya Denpasar, Badung, Tabanan, Klungkung, Bangli dan Buleleng.

 

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Bali hingga kini tercatat 74 orang meninggal setelah digigit anjing. Namun dari hasil pemeriksaan laboratorium hanya 35 orang yang dinyatakan positif rabies. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/mul



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami