Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 13 Juni 2026
Bali Butuh Rp. 27 M/Bulan untuk VAR
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pemerintah daerah Bali membutuhkan dana mencapai Rp. 2,7 Milyar per bulan untuk dana penyediaan vaksin anti rabies (VAR).Kondisi ini terjadi karena meningkatnya kasus gigitan anjing di Bali yang mengalami peningkatan cukup pesat. Dimana rata-rata kasus gigitan anjing di Bali per hari mencapai 165 gigitan.
Kepala Dinas Kesehatan Bali dr. Nyoman Sutedja pada keteranganya di Renon (31/7) mengatakan asumsi peningkatan kebutuhan dana pembelian VAR tersebut didasarkan pada jumlah gigitan yang terjadi.
Jika pada tahun lalu jumlah kasus gigitan anjing di Bali hanya mencapai 24.000 kasus gigitan, namun pada tahun ini selama periode Januari-Juni jumlah kasus gigitan anjing di Bali telah lebih dari 30.000 kasus gigitan.Selain itu penularan rabies yang meluas di Bali menyebabkan masyarakat ketakutan, sehingga menyebabkan permintaan VAR cukup Tinggi.
Karena banyaknya gigitan terus ada yang meninggal masyarakat menjadi takut dan segera meminta vaksin, ucap dr. Nyoman Sutedja.Kepala Dinas Kesehatan Bali dr. Nyoman Sutedja menyebutkan akibat tingginya permintaan VAR menyebabkan 6 kabupaten di Bali saat ini mengalami kekurangan vaksin. Kabupaten tersebut diantaranya Denpasar, Badung, Tabanan, Klungkung, Bangli dan Buleleng.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Bali hingga kini tercatat 74 orang meninggal setelah digigit anjing. Namun dari hasil pemeriksaan laboratorium hanya 35 orang yang dinyatakan positif rabies.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli