Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Bocah SD Diperkosa Hingga Hamil 7 Bulan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Seorang bocah SD di Denpasar diperkosa hingga hamil 7 Bulan. Hingga kini, pelakunya belum tertangkap. Namun pihak Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Bali telah mengamankan bocah berinisial Mawar tersebut disebuah tempat tersembunyi.
Mawar yang tinggal di bilangan Jalan Ceningan Sari Denpasar, diketahui baru lulus dari Sekolah Dasar.Beberapa warga yang tinggal dekat dengan rumah korban, enggan berkomentar banyak terkait kehamilan Mawar.Seorang warga sekitar tempat tinggalnya curiga melihat kondisi perut Mawar yang membuncit mirip wanita hamil. Padahal statusnya masih bocah.
" Kami sudah lama curiga dia hamil, perutnya buncit, tutur seorang warga yang enggan ditulis namanya, Selasa (17/08).Beberapa warga mencoba mengorek keterangan dari Mawar. Mawar mengaku hamil dan diperkosa oleh seorang lelaki bertopeng.Mawar tidak bisa menjelaskan siapa lelaki bertopeng itu, karena dia diperkosa saat pingsan.
Dia mengaku diperkosa oleh seorang yang bertopeng, dia diperkosa tujuh bulan lalu di kamar mandi, ungkap sumber tadi.Mendengar Mawar hamil tujuh Bulan, akhirnya warga menyembunyikan Mawar ke rumah seorang ibu rumah tangga bernama Putu.Dia sudah dititip dan tidak bisa keluar, itu sudah kesepakatan warga di sini, terangnya.
Kabar teranyar, bocah yang kini berusia 13 tahun itu, tinggal serumah dengan pamannya. Hingga kini sang paman tidak diketahui keberadaanya.Kehamilan Mawar sudah dipantau Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAID) Bali.Korban sudah kita amankan dan menunggu hasil penyelidikan aparat kepolisian, kata Wakil KPAID Bali Luh Putu Anggraeni, Selasa (17/08).
Anggraeni mengatakan, saat ini korban belum berani mengungkap kejadian yang sebenarnya. Korban terkesan
masih trauma.Untuk menguatkan keterangan Mawar, keluarga korban sudah dipanggil aparat kepolisian guna dimintai keterangan.Aparat kepolisian Poltabes Denpasar mengaku belum menerima laporan dari korban maupun KPAID.
Kita belum menerima laporan resmi dari korbannya, masih saya cek anggota, jelas Kasat Reskrim Poltabes Denpasar, Kompol Arif Sugiarto SiK, pada Selasa (17/08).
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3798 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1741 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang