Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Pengurus Bakti Negara Minta Maaf ke Kodim
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pasca penyerangan sekolah Dwijendra kemarin siang, hari ini sejumlah pengurus Bakti Negara mendatangi Kodim 1611/Badung. Mereka meminta maaf karena telah menghina Danramil 1611 Denpasar Timur Kapten Joko Raharjo, yang saat kejadian ada di lokasi.Kedatangan ormas silat itu berjumlah lima orang dipimpin Pinisepuh Perguruan Pencak Silat Bakti Negara I Dewa Made Patra.
Kedatangan ormas silat tersebut sempat menimbulkan ketegangan dengan anggota Kodim. Banyak prajurit yang tidak puas karena yang datang hanya perwakilan, sementara oknum yang menantang Danramil tidak ikut serta.Beruntung suasana berhasil diredam Dandim 1611/Badung Letkol Arh Pontjo Wasono. Dandim berusaha meredam emosi anak buahnya dan meminta tidak emosi.
Mereka datang dengan itikad baik dan kami meminta anggotamau memaafkan, pintanya kepada para prajurit.Sebagai bentuk pemberian maaf, Letkol Pontjo Wasono meminta lima pengurus Perguruan Bakti Negara menghormati bendera merah putih yang terpasang di depan markas Kodim.Akhirnya empat dari lima pengurus tersebut bersedia dan selama satu menit melakukan penghormatan.
Setelah hormat bendera, para pengurus dipersilakan bertatap muka dengan Dandim Pontjo dan anggotanya.Pada pertemuan tersebut I Dewa Made Patra mengaku kalau tidak ada maksud manantang atupun melecehkan institusi TNI termasuk penyerangan di Sekolah Dwijendra.
Dikatakannya, persoalan ini adalah persoalan internal mereka. Penyerangan itu pun dilakukan karena emosi hingga akhirnya mengeluarkan kata kata kasar.Masalah ini masalah internal kami. Kami mohon maaf karena telah mengeluarkan kata kata kasar dan tidak sopan, ujar mereka di pertemuan.Atas kejadian itu, Patra menegaskan, akan menindak tegas anggotanya yang bersalah.
Sesuai tata tertib kami akan tindak tegas, ujarnya.Di sisi lain, Patra berjanji akan menyerahkan proses pemeriksaan kasus tersebut kepadar aparat kepolisian.Kami serahkan proses hukumnya kepada aparat kepolisian, tanggapnya.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5923 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4645 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2612 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2269 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan