Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 30 Oktober 2026
Dikejar Rentenir, Banyak Hutang di Bank
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Motif kematian Kadek Ariyani (39) dan anaknya Teguh Wiraguna (2) di rumahnya Taman Jimbaran IV No 1 Perum Taman Jimbaran, Kuta, Selasa (31/08) diduga karena punya banyak hutang di Bank dan dikejar-kejar rentenir. Akibat tidak bisa membayar hutang yang jumlahnya Rp 150 juta, korban nekad mengajak anaknya gantung diri.
Diduga hutang yang semakin menumpuk itu membuat Ariyani nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri mengajak anaknya, jelas Kapolsek Kuta Selatan AKP Nanang Prihasmoko, Rabu (01/09).Menurut Kapolsek, keterangan itu disampaikan keluarga korban yang menyebutkan, korban memiliki banyak hutang karena usaha koperasi yang didirikannya bangkrut.
Bingung mengembalikan uang pinjaman, akhirnya korbanmenjaminkan rumahnya yang di Jalan Taman Jimbaran IV No 1 Perum Taman Jimbaran, Kuta Selatan Badung.Kondisi ekonomi korban semakin sulit. Apalagi suaminya Gede Wayan Witawan (42), hanya bekerja sebagai karyawan biasa di Bali Golf Nusa Dua.
Diperkirakan hutang yang mencapai Rp 150 juta itu sudah waktunya dibayar. Tapi korban tidak punya uang untuk membayar. Karuan saja, korban yang bekerja di biro jasa ini tertekan bathin hingga akhirnya nekat bunuh diri.Kadek Ariyani nekad mengajak anaknya Ketut Teguh Wiraguna, gantung diri pada Selasa pukul 12.00 Wita. Keduanya ditemukan tergantung di plafon kamar mandi rumah jalan Taman Jimbaran IV No 1 Perum Taman Jimbaran, Kuta Selatan Badung.
Saksi kali pertama melihat adalah anak pertama korban bernama I Gede Komang Brilianata (12). Saksi baru saja pulang sekolah dan melihat ibu dan adiknya gantung diri di atas plafon kamar mandi.Kini jenazah kedua korban dibawa ke rumah duka di Banjar Wana Ayu, Bajra Tabanan.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5989 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4674 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2652 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2313 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2234 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan