Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Dikejar Rentenir, Banyak Hutang di Bank

Rabu, 1 September 2010, 20:39 WITA Follow
Beritabali.com

image.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Motif kematian Kadek Ariyani (39) dan anaknya Teguh Wiraguna (2) di rumahnya Taman Jimbaran IV No 1 Perum Taman Jimbaran, Kuta, Selasa (31/08) diduga karena punya banyak hutang di Bank dan dikejar-kejar rentenir. Akibat tidak bisa membayar hutang yang jumlahnya Rp 150 juta, korban nekad mengajak anaknya gantung diri. 

Diduga hutang yang semakin menumpuk itu membuat Ariyani nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri mengajak anaknya, jelas Kapolsek Kuta Selatan AKP Nanang Prihasmoko, Rabu (01/09).Menurut Kapolsek, keterangan itu disampaikan keluarga korban yang menyebutkan, korban memiliki banyak hutang karena usaha koperasi yang didirikannya bangkrut.

Bingung mengembalikan uang pinjaman, akhirnya korbanmenjaminkan rumahnya yang di Jalan Taman Jimbaran IV No 1 Perum Taman Jimbaran, Kuta Selatan Badung.Kondisi ekonomi korban semakin sulit. Apalagi suaminya Gede Wayan Witawan (42), hanya bekerja sebagai karyawan biasa di Bali Golf Nusa Dua.

Diperkirakan hutang yang mencapai Rp 150 juta itu sudah waktunya dibayar. Tapi korban tidak punya uang untuk membayar. Karuan saja, korban yang bekerja di biro jasa ini tertekan bathin hingga akhirnya nekat bunuh diri.Kadek Ariyani nekad mengajak anaknya Ketut Teguh Wiraguna, gantung diri pada Selasa pukul 12.00 Wita. Keduanya ditemukan tergantung di plafon kamar mandi rumah jalan Taman Jimbaran IV No 1 Perum Taman Jimbaran, Kuta Selatan Badung.

 

Saksi kali pertama melihat adalah anak pertama korban bernama I Gede Komang Brilianata (12). Saksi baru saja pulang sekolah dan melihat ibu dan adiknya gantung diri di atas plafon kamar mandi.Kini jenazah kedua korban dibawa ke rumah duka di Banjar Wana Ayu, Bajra Tabanan. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami