Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 13 Juni 2026
Pelaku Penganiayaan Akan Bertambah
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kapoltabes Denpasar Kombes Pol Suryanbodo Asmoro SiK, menegaskan, kasus penganiayaan yang menimpa satpam Sekolah Dwijendra bakal bertambah.
Kapoltabes mengatakan, Nyoman Tirtayasa kini sudah berstatus tersangka, setelah pihak penyidik Poltabes Denpasar mendapatkan pengakuan bahwa tersangka ikut melakukan pemukulan terhadap korban, Nyoman Antara, satpam Sekolah Dwijendra.
Tersangka memukul korbannya Nyoman Antara dan itu dibuktikan tangan tersangka ada luka, berarti ada penyesuaian, ucapnya, Kamis (02/09).Kapoltabes mengatakan, pengakuan tersangka lainnya adalah dia memukul sendiri. Namun pengakuan tersebut janggal, karena dari keterangan sejumlah saksi, saat itu jumlah pelaku penyerangan lebih dari 30 orang.
Karena kasus ini baru sehari dilimpahkan dari Polsek Dentim ke Poltabes Denpasar, terang mantan Kapolres Tebingttinggi ini, untuk lebih pastinya, penyidik Poltabes Denpasar akan memeriksa orang-orang yang datang pada saat itu.
Yang datang ke lokasi akan tetap kita cari untuk mengetahui apakah mereka memiliki kaitan erat dengan kasus penganiayaan, urainya.Ada kemungkinan polisi akan membidik sejumlah tersangka lain, selain tersangka Nyoman Tirtayasa.Sudah pasti itu, kita akan selidiki dulu, kemungkinan ada tersangka lain,ungkapnya didampingi Kasatreskrim Poltabes Denpasar Kompol Arief Sugiarto SiK.
Jumlah saksi sekarang ini mencapai 10 orang. Termasuk penambahan saksi dari anggota Koramil.Hanya saja, anggota Koramil tersebut belum bersedia datang memenuhi panggilan meski sudah dipanggil.Sebelumnya, sekitar 30 orang yang belakangan diketahui dari Perguruan Pencak Silat Bakti Negara menyerbu Sekolah Dwijendra di Jalan Kamboja Denpasar.Puluhan orang tersebut datang ke Sekolah Dwijendra untuk mencari Wayan Suwita, guru olahraga setempat.
Namun mereka dihadang di pintu masuk sekolah oleh dua satpam, Nyoman Antara Gede Dirgayusa. Akibatnya, dua satpam tersebut babak belur kena bogem mentah.Karena tidak menemukan orang yang dicari, mereka pun kabur. Sebelum kabur, mereka sempat menantang Danramil 161,01/Badung Joko Raharjo.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli