Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 5 Agustus 2026
Kodam IX Udayana Tingkatkan Kewaspadaan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Komando Daerah Militer IX/Udayana meningkatkan kewaspadaan, menyusul tertangkapnya kawanan perampok Bank CIMB Niaga yang diduga teroris di Medan. Pangdam IX Udayana, Mayjen TNI Rachmat Budiyanto menghimbau kepada jajarannya untuk berkoordinasi dengan aparat kepolisian dalam menanggulangi aksi terorisme.
Jenderal bintang dua ini menegaskan, koordinasi dengan kepolisian serta intelejen dari pusat sudah dilakukannya.Kita punya aspek teritorial dan aspek intelejen, katanya saat ditemui usai sertijab Danrem 163/Wirasatya dari Kolonel Inf Yoedi Swastanto kepada Kolonel Inf Jacob Djoko Saroso, pada Selasa (21/9).
Ditegaskannya, fungsi intelijen akan bekerja secara diam-diam, mendeteksi segala kemungkinan yang bisa terjadi. Dikatakannya, aspek intelijen yang tidak kelihatan itu sudah
sedemikian rupa bekerja untuk melakukan deteksi.
Fungsi intelijen itu bergabung dengan intelijen pusat, dan berkoordinasi dengan intelejen dari kepolisian, tuturnya.Pangdam mengatakan, peningkatan kewaspadaan sudah dilakukan di semua unsur, baik dari tingkat koramil hingga ke
tingkat kodam. Ditanya kondisi Bali, Pangdam mengatakan Bali masih aman.
Bali masih aman, lebih bagus daripada tempat lain, bebernya.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 842 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 770 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 738 Kali
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 391 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 371 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun