Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Keluarga Korban Minta Tersangka Dihukum Mati
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Dewa Gede Suparta sangat menyayangkan pelaku pembunuhan terhadap anak kandungnya Dewa Ayu Agung Diah Cahyani (18), orang Bali. Mereka pun meminta tersangka dihukum mati.
Disela–sela pertemuan, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Bangli ini mengucapkan terima kasih atas pengungkapan yang dilakukan aparat kepolisian. Namun disisi lain, Dewa Gede Suparta meminta pelakunya dihukum seberat beratnya.
“Saya minta kepada penegak hukum untuk menghukum tersangka dengan seberat-beratnya. Kalau perlu dihukum mati, karena anak saya juga mati,” kesalnya didampingi istri AA Istri Lestari.Dewa Gede Suparta yang saat itu mengenakan pakaian dinasnya sangat menyayangkan pelakunya orang Bali.
Menurutnya, orang Bali adalah orang baik-baik dan percaya hukum karmapala. Tapi dia cukup heran kenapa anaknya yang dibunuh.“Saya benci sama pelakunya, saya mau dia dihukum mati,” tuturnya lagi.Gede Suparta menduga masih ada pelaku lain dibalik kematian Echa, anak kesayangannya ini. Perihal itu muncul dari kecurigaannya menyangkut kerapian selimut yang menutupi anaknya, ditambah dengan terkuncinya pintu dari luar.
“Saya menduga pelaku lain masih ada. Kami meminta polisi untuk mengusutnya,” ujarnya sambil menangis dan mengatakan, cita-cita anaknya begitu mulia menjadi perawat yang sedianya akan merawat keluarga dan masyarakat.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6013 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4692 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2664 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2343 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2243 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan