Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 15 Agustus 2026
Alga Air Tawar, Obat Alternatif DBD
Beritabali.com, Sanur
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Sebuah terobosan di dunia kesehatan untuk pengobatan Demam Berdarah Dengue (DBD) berhasil ditemukan di Indonesia. Alga Air Tawar memberikan harapan baru bagi percepatan pengobatan DBD.
Peneliti Alga Air Tawar Dari Rumah Sakit Karya Bakti Bogor dr. Adi Teruna pada keteranganya di sela-sela Konferensi Perhimpunan Internasional untuk Nutrasetikal dan Pangan Fungsional di Sanur, Rabu (13/10) mengungkapkan, Alga air tawar memberikan harapan baru bagi percepatan pengobatan DBD karena dari hasil penelitian alga air tawar mengandung Chlorella Growth Factor (CGF-40). CGF mempunyai fungsi mempercepat pertumbuhan dan penyembuhan.
Hasil penelitian ini sangat bermanfaat mengingat saat ini DBD masih menjadi momok yang sangat menakutkan di Indonesia dan negara-negara lainnya karena memakan korban jiwa.
Menurut Adi Teruna, selain bermanfaat untuk pengobatan DBD, alga air tawar juga bermanfaat untuk pengobatan influenza. Hal ini sudah diuji pada beberapa jemaah Haji Indonesia.
Ternyata bukan untuk demam berdarah saja, itu teman-teman saya mencobanya untuk yang naik Haji yang kena flu, ternyata berkurang flunya,ujar dr. Adi Teruna.
Dari hasil pengujian klinis secara langsung terhadap 84 penderita DBD di Bogor CGF terbukti dapat mempercepat proses penyembuhan. Khususnya dalam meningkatkan jumlah trombosit. Kondisi ini juga berdampak pada semakin pendeknya masa opname bagi pasien DBD. (mlt)
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4528 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2341 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1988 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1604 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1046 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun