Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Jalan Bolong Ditanami Pisang
Beritabali.com, Negara
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Penantian warga Jalan Kenyeri, Kelurahan Baler Bale Agung, Negara agar lubang di jalan tersebut yang berdiameter satu meter segera diperbaiki, tidak kunjung terwujud. Gerah menunggu selama setengah tahun, warga menamami lubang jalan yang berkedalaman 50 cm tersebut dengan pohon pisang.
Pantauan Rabu (20/10) di bawah lokasi jalan jebol terdapat saluran air berupa gorong-gorong. Sedangkan di sisi kanan dan kiri jalan ada sungai kecil. Aliran sungai kecil inilah yang mengalir melalui bagian bawah jalan raya dengan menggunakan gorong-gorong.
Salah satu titik gorong-gorong jebol sehingga merembet ke bagian aspal jalan raya. Kini jalan raya ini bolong hingga kedalaman sekitar 50 sentimeter. Sebelum ditanami pohon pisang, lubang jalan ditutupi dengan kayu dan ranting pohon agar untuk memberitahu pengguna jalan yang melintas.
Lubang ini cukup berbahaya bagi pengguna jalan terlebih ketika malam hari. Di lokasi lubang tersebut tidak ada lampu penerangan jalan. Salah seorang warga menuturkan kalu lubang tersebut seringkali makan korban, khusunya jika malam hari.
“Dua hari lalu seorang bapak-bapak ban motornya terperosok ke lubang tersebut. Untunglah bapak itu hanya menderita luka ringan,” ujar ibu muda itu. Lantaran jengah jalan tersebut tidak juga diperbaiki, warga akhirnya menanami lubang tersebut dengan pohon pisang yang “dipagari” dengan batu-batu berukuran sedang.
Sementara itu I Kade Darmasusila, anggota DPRD Jembrana dari Baler Bale Agung, Rabu (20/10) mengatakan jalan di Lingkungan Kebon yang jebol itu akan diperbaiki tahun ini karena sudah dianggarkan dalam APBD Perubahan. Namun
untuk pelaksanaan perbaikanya, kata Susila tidak bisa langsung dilakukan karena ada proses dan mekanisme yang harus dilalui.
“Saat ini rekanan sudah ada. tinggal menunggu Surat Perintah Kerja (SPK) keluar. Kalau SPK sudah keluar perbaikan jalan itu langsung dikerjakan,” tandasnya.
Lanjut Susila, sebenarnya begitu anggaran untuk perbaikan jalan yang jebol itu disetujui, pihaknya sudah menyampikan kepada Kepala Lingkungan Kebon agar mensosialisasikan kepada masyarakat. “Mungkin ada masyarakat yang tidak tahu sehinga menilai Pemkab tidak memperhatikan kerusakan jalan itu,” ucapnya. (dey)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5972 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4664 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2650 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2304 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2232 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan