Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 9 Agustus 2026
Seratus Hektar Padi Diperkirakan Alami Puso
Beritabali.com, Renon
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Sekitar seratus ribu hektar tanaman padi di Indonesia pada tahun ini diperkirakan mengalami puso atau gagal panen. Gagal panen ini lebih dominan disebabkan oleh bencana banjir yang merendam tanaman padi petani.
Namun disisi lain juga diakibatkan oleh meningkatnya hama yang menyerang tanaman padi. Hal tersebut diakui Sekjen Kementrian Pertanian Hasanuddin Ibrahim saat melakukan kunjungan ke Kantor Gubernur Bali bersama Komisi IV DPR RI.
Hasanudin menegaskan walaupun terdapat gagal panen, namun target produksi gabah kering giling sebesar 66,8 juta ton dipastikan akan tercapai. Mengingat ditengah intensitas hujan yang tinggi pada tahun ini juga memberi dampak positif bagi peningkatan produksi padi gogo yang ditanam di lahan kering.
Menurut Hasanudin, guna mengurangi kerugian petani pemerintah telah menyiapkan ganti dalam bentuk benih dan pupuk. sementara ini kita kasi bantuan benih dan pupuk, tapi nanti kalau sudah ada program asuransi pertanian selain benih dan pupuk kita ganti rugi juga kerugian tenaga kerjannya ujar Hasanuddin Ibrahim.
Hasanuddin Ibrahim menegaskan kategori puso akan mendapatkan ganti rugi dari pemerintah apabila lebih dari 50 persen tanaman petani tidak dapat dipanen. Penggantian nantinya akan dilakukan melalui pemerintah daerah. Dimana pemerintah daerah terlebih dahulu akan melaporkan luas lahan pertanian yang mengalami gagal panen. (mlt)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4411 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 1860 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1506 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 992 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 924 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun