Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 10 Mei 2026
Seratus Hektar Padi Diperkirakan Alami Puso
Beritabali.com, Renon
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Sekitar seratus ribu hektar tanaman padi di Indonesia pada tahun ini diperkirakan mengalami puso atau gagal panen. Gagal panen ini lebih dominan disebabkan oleh bencana banjir yang merendam tanaman padi petani.
Namun disisi lain juga diakibatkan oleh meningkatnya hama yang menyerang tanaman padi. Hal tersebut diakui Sekjen Kementrian Pertanian Hasanuddin Ibrahim saat melakukan kunjungan ke Kantor Gubernur Bali bersama Komisi IV DPR RI.
Hasanudin menegaskan walaupun terdapat gagal panen, namun target produksi gabah kering giling sebesar 66,8 juta ton dipastikan akan tercapai. Mengingat ditengah intensitas hujan yang tinggi pada tahun ini juga memberi dampak positif bagi peningkatan produksi padi gogo yang ditanam di lahan kering.
Menurut Hasanudin, guna mengurangi kerugian petani pemerintah telah menyiapkan ganti dalam bentuk benih dan pupuk. sementara ini kita kasi bantuan benih dan pupuk, tapi nanti kalau sudah ada program asuransi pertanian selain benih dan pupuk kita ganti rugi juga kerugian tenaga kerjannya ujar Hasanuddin Ibrahim.
Hasanuddin Ibrahim menegaskan kategori puso akan mendapatkan ganti rugi dari pemerintah apabila lebih dari 50 persen tanaman petani tidak dapat dipanen. Penggantian nantinya akan dilakukan melalui pemerintah daerah. Dimana pemerintah daerah terlebih dahulu akan melaporkan luas lahan pertanian yang mengalami gagal panen. (mlt)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 916 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 766 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 581 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 546 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik