Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Indonesia Kekurangan Hakim Kasus Terorisme
Beritabali.com, Nusa Dua
BERITABALI.COM, BADUNG.
Indonesia masih mengalami kekurangan jumlah hakim yang khusus menangani kasus-kasus peradilan terorisme. Kondisi ini menyebabkan putusan hakim sering tidak memberikan hukuman yang setimpal atau sesuai dengan kejahatan para pelaku teror.
Kondisi ini juga yang menjadi ketakutan bagi masyarakat karena rata-rata dalam waktu kurang dari 10 tahun pelaku teror tersebut telah bebas dan dapat kembali melakukan aksi terorisme.
Hal tersebut disampaikan Direktur Keamanan Internasional dan Pelucutan SenjataKementrian Luar Negeri Febrian Alphyanto Ruddyard di sela-sela lokakarya regional mengenai implementasi strategi PBB dalam penanggulangan tererisme global di kawasan Asia Tenggara di Nusa Dua (4/11).
Febrian menyebutkan dalam penanggulangan terorisme yang juga sangat penting adalah melakukan pendekatan secara deradikalisme untuk merubah pola pikir pelaku teror agar tidak lagi melakukan aksi-aksi terorisme.
Jadi harus ada program dimana pelaku terorisme bisa berpindah cara berpikirnya, kan penanggulangan tidak hanya kuratif tetapi preventifnya apa?ujar Febrian.
Febrian menyatakan, ke depan program lain yang juga harus dipersiapkan secara matang dalam penanggulangan terorisme yaitu upaya rehabilitasi terhadap para korban.
"Selama ini belum ada program khusus bagi upaya rehabilitasi bagi para korban terorisme," ujarnya. (mlt)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3808 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1750 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang