Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Dadong Orti Tewas Dengan Belasan Luka Tusuk
Beritabali.com, Denpasar
BERITABALI.COM, BADUNG.
Warga Banjar Banjar Pemebetan, Kapal, Mengwi, pada Kamis (04/11), geger. Seorang nenek (dadong), Ni Ketut Orti (65) ditemukan tewas berlumuran darah di warung kelontong miliknya, di samping Pura Sada, Kapal. Dadong ini tewas dengan belasan luka tusuk di sekujur tubuhnya.
Mayat Ni Ketut Orti kali pertama ditemukan suaminya, I Made Santra (70) sekitar pukul 04.30 dinihari. Saat kejadian, ia mendatangi warung untuk melihat istrinya.
Kakek yang sulit mendengar ini terkejut melihat istrinya terkapar bermandikan darah. Lantas, dia membangunkan anak tiri almarhum, Nyoman Nuada (51).
Korban ditemukan dalam keadaan berdarah darah di warung, lukanya banyak,duga Gede Putra Adnyana, keponakan Orti di lokasi kejadian.
Tragisnya, di tubuh korban ditemukan belasan luka tusuk dan luka sayatan benda tajam. Yakni di dagu, di atas mulut, hidung dan pipi kanan.
Mengetahui korban tewasnya, sang suami dibantu oleh beberapa orang lain, membawa jasad Orti ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tabanan.
Korban adalah istri kedua dari I Made Santra. Dari pernikahan itu mereka dikaruniai empat orang anak yang semuanya adalah perempuan.
Dari 4 anak, 3 orang meninggal sejak kecil dan hanya tersisa satu orang yakni Jero Trijata (31) yang kini tinggal di Banjar Gunung Pande Tumbak Bayuh Mengwi Badung.
Sementara dari istri pertama sudah meninggal, Made Santra dikaruniai seorang anak laki-laki bernama Nyoman Nuada (51) yang juga tinggal di komplek rumah tersebut. (spy)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3790 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1736 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang