Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
9000 Orang Bali Alami Gangguan Jiwa
Beritabali.com, Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Berdasarkan hasil survey Lembaga Kesehatan Mental Suryani Institute menunjukkan terdapat sekitar 9000 orang Bali mengalami gangguan jiwa atau gila. Dari jumlah tersebut sebanyak 300 orang diantaranya terpaksa mengalami pemasungan karena keluarga pasien mengalami keterbatasan biaya perawatan.
Manager Operasional Suryani Institute Prof Luh Ketut Suryani dalam keteranganya di Denpasar (14/11) menyebutkan jumlah orang gila terbanyak di Bali ditemukan di Kabupaten Karangasem mencapai 890 orang dan di Buleleng mencapai 700 orang.
Baca juga:
Putin Minta Pasukan Hajar Terus Ukraina
Suryani mengungkapkan dari hasil pemantauan lapangan dan hasil pengecekan secara psikologi penyebab utama tingginya masyarakat Bali yang mengalami gangguan jiwa karena trauma masa lalu.
di Bali itu banyak trouma, seperti waktu 30 S, penggolkaran dan waktu peristiwa pembakaran Buleleng dan Denpasar tegas Prof Luh Ketut Suryani.
Manager Operasional Suryani Institute Prof Luh Ketut Suryani menyebutkan tingginya angka gangguan jiwa di Bali karena sebagian besar keluarga pasien menganggap gangguan jiwa pada anggota keluarga mereka tidak dapat diobati. Selain itu belum ada kepedulian dari pemerintah kabupaten kota untuk merawat pasien gangguan jiwa.
Suryani menambahkan selama ini pendanaan untuk perawatan terhadap pasien gangguan jiwa lebih banyak berasal dari luar negeri seperti Belanda dan Jerman.(mlt)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3809 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1753 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang