Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Per Bulan Bali Butuh 18.000 Vial Vaksin

Beritabali.com, Denpasar

Rabu, 24 November 2010, 16:00 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Bali dalam satu bulan Bali membutuhkan sekitar 18 ribu vial vaksin anti rabies (VAR). Tingginya permintaan VAR ini terjadi karena kasus gigitan anjing di Bali cukup tinggi, dimana dalam satu hari terdapat sekitar 160 kasus gigitan anjing di Bali.

Kepala Bidang Pengendalian Penyakil Menular dan penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Bali dr. Ketut Subrata pada keteranganya di Renon, Rabu (24/11) menyampaikan sejak Januari hingga saat ini Dinas Kesehatan Bali mencatat jumlah kasus gigitan anjing di Bali telah mencapai 48 ribu kasus. Namun hanya 44 ribu pasien yang telah mendapatkan VAR.


Menurut Subrata, mengantisipasi tingginya permintaan VAR, pemerintah Provinsi Bali telah mengalokasikan dana mencapai Rp 7,7 Milyar untuk penyediaan VAR. Selain itu akan diberlakukan metode Intraderma dalam pemberian vaksin.



Kemarin juga petugas kita sudah dilatih, namun juga perlu didahului dengan uji coba dan membutuhkan waktu sekitar 6 bulan. ujar dr. Ketut Subrata

Ketut Subrata menyebutkan sejak 2008 hingga saat ini tercatat 107 orang telah meninggal akibat rabies. Dimana dari jumlah tersebut 91,6 persen diantaranya tidak mendapatkan VAR dan 7,5 persen diantaranya tidak mendapatkan VAR secara lengkap. (mlt)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami