Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Jalan Aspal Berubah Jadi Jalan Tanah

Beritabali.com, Negara

Rabu, 1 Desember 2010, 16:56 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Jalan aspal di Dusun Tegal Berkis, Kaliakah, Negara kondisinya sangat memprihatinkan. Pasalnya sejak dua tahun lalu, jalan menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Dusun Peh, Kaliakah, Negara tersebut berubah menjadi jalan tanah.

Pantauan Beritabali.com di lokasi, Rabu (1/12) jalan yang membentang dari utara ke selatan tersebut kondisinya hancur lebur sepanjang 2 km. Bahkan di sebagian ruas jalan, aspalnya sudah terkelupas sehingga yang tampak seperti jalan tanah.


Saat hujan, sejumlah genangan menganga sehingga membahayakan pengguna jalan. Meski sudah jelas jalan tersebut rusak berat namun hingga kini belum tampak adanya tanda-tanda akan diperbaiki.

Sejumlah warga menduga rusaknya jalan desa tersebut lantaran kualitas jalan asal-asalan serta banyaknya kendaraan yang melintas dengan beban melebihi tonase.


Dua tahun lebih tidak ada perbaikan. Kalau hujan pasti becek seperti jalan makepung, ujar salah seorang warga setempat saat ditemui, Rabu (1/12).

Warga lainnya menambahkan, selain menuding kualitas pengerjaan jalan yang asal-asalan juga lantaran jalan tersebut setiap harinya dilintasi oleh truk pengangkut sampah menuju TPA Peh.

Selain itu, warga juga menduga kalau kerusakan jalan tersebut juga lantaran truk pengangkut aspal yang kerap melintas karena di Dusun Tegal Berkis terdapar pabrik pemecah batu guna keperluan pembuatan aspak hotmix.

Saya lihat beberapa jalan desa sudah dihotmik. Bahkan jalan di dusun tetangga sudah dihotmix sejak lama, kok yang di sini belum ada perbaikan sama sekali padahal kondisinya sudah hancur lebur,tandas warga tersebut. (dey)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami