Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Dipergoki Istri Selingkuh, Oknum Polisi Ngacir
Beritabali.com, Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Dua kali dipergoki selingkuh, oknum polisi Bripda Sukirman tidak pernah kapok juga. Polisi yang berdinas di penjagaan Direktorat Air Pol Air Benoa ini, malah nekad berselingkuh yang ketiga kalinya. Sayang, polisi �mesum� ini gagal diadili walau pengerebekan yang berlangsung, pada Senin (13/12) dikawal anggota Provost Polda Bali.
Wajar saja, Bripda Sukirman kabur saat istri dan anggota Provost mengerebek kamar kost tempat tinggalnya bersama wanita idaman lain di Jalan Pendidikan Baja 2 Sidakarya, Denpasar selatan.
Kamar kost oknum Bripda Sukirman digerebek sang istri, Yenny (33), sekitar pukul 01.00 dinihari. Perempuan asal Banyuwangi ini sudah curiga dengan prilaku suaminya yang tidak pernah pulang ke rumah. Bahkan, suaminya selama 3 Bulan terakhir tidak pernah memberi nafkah lahir maupun bathin. Padahal, dua anaknya kini berusia 5 dan 8 tahun.
Yenny pun mendapat kabar tak sedap bahwa, suaminya telah berselingkuh dengan wanita lain bernama Nuraini asal Lombok. Bahkan, kedua sejoli di mabuk asmara ini terlacak tinggal di Jalan Pendidikan Baja 2, Sidakarya. Akhirnya, Yenni pun memberanikan diri mengajak 3 anggota Provost Polda Bali, guna membuktikan kecurigaan perselingkuhan sang suami yang berdinas di penjagaan Pol Air Benoa itu.
Cuma, saat pengerebekan, oknum Bripda Sukirman keburu kabur. Mereka hanya menemukan Nuraini didalam kamar. Lantaran tidak punya bukti, akibatnya, anggota Provost tidak bisa mengadili Bripda Sukirman.
�Iya, suami saya tidak ada di kamar, dia kabur,� jelas Yenni kepada wartawan, Senin (13/12).
Cek dan ricek, Yenni mendapat keterangan dari tetangga kost, bahwa suaminya sudah tiga Bulan tinggal satu kamar dengan Nuarini. Yang menarik, di kamar oknum polisi itu, sang istri hanya menemukan barang bukti berupa foto berduaan antara suaminya dengan selingkuhanya.
Selain itu, ada juga baju dinas lengkap dengan baret atas namanya. Sayang, barang bukti itu tidak bisa dijadikan pembuktian dalam penyidikan polisi. Sebab, tak satu pun para tetangga mau bersaksi, sekadar membenarkan bahwa Bripda Sukirman selingkuh.
�Kata penyidik harus ada saksi, baru kasusnya bisa diproses. Masak barang bukti poto dan baju dinas tidak cukup untuk pembuktian. Saya binggung mau mengadu kemana lagi,� sesalnya. (Spy)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1329 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1019 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 857 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 765 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik